Pontianak, IDN Times - Titik panas atau hotspot kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) mengalami penurunan drastis. Dari sebelumnya mencapai ribuan titik, kini jumlah hotspot di Kalbar tersisa 28 titik.
Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengatakan penurunan tersebut tidak lepas dari upaya penanganan karhutla yang dilakukan secara masif, termasuk operasi udara menggunakan water bombing.
Hal itu disampaikan Raja Juli Antoni saat meninjau penanganan karhutla di Rasau Jaya Satu, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Senin (24/8/2026).
