Karhutla Kalbar Meluas, 38 Ribu Hektare Terbakar dan Asap Mengancam

- Karhutla di Kalimantan Barat membakar 38.310,86 hektare sejak Januari–Agustus 2026, dengan Ketapang menjadi wilayah terluas terdampak 12.443 hektare.
- Lahan gambut di Ketapang, Kubu Raya, Mempawah, dan Sambas memperumit penanganan karena api dapat bertahan serta menyebar di bawah permukaan, sekaligus memicu kabut asap.
- Pemprov Kalbar menetapkan siaga darurat asap; penanganan melibatkan patroli terpadu dan dukungan udara, sementara modifikasi cuaca dilakukan sejak April sesuai kondisi awan.
Pontianak, IDN Times - Luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) saat ini mencapai 38.310,86 hektare sejak Januari hingga Agustus 2026.
Data terbaru tersebut dicatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalbar. Luasan itu menunjukkan besarnya dampak karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalbar sepanjang tahun ini.
Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel mengatakan, beberapa kabupaten menjadi wilayah dengan kebakaran paling signifikan.
1. Ketapang jadi daerah terluas

Petugas lakukan upaya pemadaman karhutla. (IDN Times/istimewa). Kabupaten Ketapang tercatat sebagai daerah dengan luasan karhutla terbesar, yakni 12.443 hektare. Berikutnya Kubu Raya dengan 8.614 hektare, Mempawah 6.144 hektare, dan Sambas 2.318 hektare.
“Karena daerah-daerah tersebut umumnya lahan gambut,” kata Daniel, Sabtu (22/8/2026).
Kebakaran di wilayah tersebut juga dinilai berkontribusi terhadap munculnya kabut asap. Kondisi lahan gambut menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karena kebakaran dapat bertahan dan menyebar di bawah permukaan.
2. Pemprov Kalbar tetapkan status siaga

Tim relawan berjibaku padamkan karhutla. (IDN Times/istimewa). Menghadapi luas karhutla yang telah menembus 38 ribu hektare, Pemprov Kalbar telah menetapkan status siaga darurat bencana asap. Sedikitnya sembilan kabupaten telah lebih dulu menetapkan status siaga.
Penanganan dilakukan melalui patroli darat terpadu yang melibatkan TNI, Polri, Manggala Agni, Brigade Karhutla UPT KPH, perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), desa tangguh bencana, serta instansi terkait.
Selain melalui jalur darat, pemerintah pusat juga memberikan dukungan operasi udara berupa helikopter patroli, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca.
3. Modifikasi cuaca telah dilakukan sejak April

Petugas melakukan persiapan hujan buatan untuk wilayah Kalbar. (IDN Times/istimewa). Daniel mengatakan operasi modifikasi cuaca telah dilakukan sejak April 2026. Namun, pelaksanaannya bergantung pada kondisi atmosfer dan keberadaan awan yang memungkinkan dilakukan penyemaian.
Dengan luas lahan terbakar yang telah mencapai 38.310,86 hektare, BPBD Kalbar terus memperkuat pemantauan dan pemadaman untuk mencegah karhutla meluas serta menekan dampak kabut asap di wilayah Kalimantan Barat.
















