Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
273 Titik Panas Terdeteksi di Kaltim, Kukar dan Kutim Wilayah Tertinggi
Foto udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di deliniasi atau perbatasan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis (10/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/tom.
  • BPBD Kaltim mencatat kejadian karhutla harian turun dari 12 menjadi 10, lalu lima kasus pada 23–25 Oktober 2026.

  • Satelit mendeteksi 273 titik panas di Kaltim pada 25 Oktober, terbanyak di Kutai Kartanegara 96 titik dan Kutai Timur 85 titik.

  • Hingga 25 Oktober, karhutla mencapai 2.388 kejadian seluas 9.969,31 hektare; BPBD tetap menyiagakan tim gabungan untuk pemadaman dan antisipasi titik api baru.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat tren penurunan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harian dalam tiga hari terakhir, yakni pada 23–25 Oktober 2026. Meski demikian, total kejadian karhutla sepanjang tahun ini telah mencapai 2.388 kejadian dengan luas area terdampak 9.969,31 hektare.

Kepala BPBD Kaltim, Buyung Dodi Gunawan, mengatakan jumlah kejadian karhutla harian turun dari 12 kejadian menjadi 10 kejadian, kemudian kembali menyusut menjadi lima kejadian.

“Jumlah kejadian karhutla harian konsisten menurun dari 12 kejadian menjadi 10, lalu menyusut lima kejadian,” kata Buyung diberitakan Antara di Samarinda, Senin (26/10/2026).

1. Penyebaran kawasan karhutla di Kaltim

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Ibukota Nusantara, Senin (19/10/2026). Foto Polda Kaltim

Berdasarkan laporan BPBD Kaltim, lima kejadian karhutla pada 25 Oktober tersebar di empat wilayah. Penajam Paser Utara (PPU) mencatat dua kejadian, sedangkan Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), dan Bontang masing-masing satu kejadian.

Di sisi lain, pemantauan satelit pada tanggal yang sama mendeteksi 273 titik panas (hotspot) di Kaltim. Sebagian besar titik panas tersebut masuk kategori sedang.

Kutai Kartanegara menjadi wilayah dengan titik panas terbanyak, yakni 96 titik. Berikutnya, Kutai Timur mencatat 85 titik, Paser 35 titik, Samarinda 15 titik, dan Kutai Barat 13 titik.

Sementara itu, Bontang, Berau, dan PPU masing-masing mencatat sembilan titik panas. Adapun Mahakam Ulu terdeteksi memiliki dua titik panas.

2. Luasan wilayah karhutla di Kaltim

Foto udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di deliniasi atau perbatasan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis (10/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/tom

Buyung menjelaskan, sepanjang Januari hingga 25 Oktober 2026, total kejadian karhutla di Kaltim mencapai 2.388 kejadian dengan luas area terdampak 9.969,31 hektare.

Khusus Oktober 2026, BPBD mencatat 537 kejadian karhutla dengan luas area terdampak mencapai 2.270,05 hektare.

Berdasarkan jenis area yang terbakar, kebakaran sepanjang tahun ini mencakup lahan seluas 7.764,83 hektare dan kawasan hutan seluas 2.165,98 hektare.

3. Petugas tetap siaga meskipun karhutla turun

Pengendara melintasi kawasan Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, Kamis (1/10/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/agr

Meski kejadian harian menunjukkan tren penurunan, BPBD Kaltim tetap menyiagakan tim gabungan untuk menangani kebakaran dan mengantisipasi potensi munculnya titik api baru.

“Seluruh tim gabungan personel tetap disiagakan secara penuh guna memadamkan titik api serta mengantisipasi potensi karhutla,” ujar Buyung.

Curated For You

Editorial Team

Related Article