Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Perusahaan di Kaltim Disegel, Sanksi Karhutla Bisa Tembus Rp1 Triliun
Foto udara kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di deliniasi atau perbatasan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis (10/9/2026). ANTARA FOTO/Angga Palguna/tom
  • Pemerintah menyegel 50 perusahaan terkait karhutla di delapan provinsi, dengan empat perusahaan berada di Kalimantan Timur.
  • Lokasi yang disegel dilarang beroperasi selama penanganan kebakaran dan pemeriksaan, termasuk pengambilan sampel serta pengumpulan bukti.
  • Kementerian Lingkungan Hidup mendorong sinkronisasi data luasan kebakaran yang berbeda antarinstansi sebelum verifikasi lapangan dilakukan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
beberapa jam sebelumnya

Rapat di Kantor Gubernur Kaltim menemukan perbedaan data luasan kebakaran dari Kodam, Polda Kaltim, SIPONGI, dan Pusdalops BPBD Kaltim.

Senin (14/9/2026)

Diaz mengunjungi Posko Karhutla BPBD Kaltim di Samarinda dan menyampaikan bahwa 50 perusahaan telah disegel di delapan provinsi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Pemerintah menyegel 50 perusahaan terkait kebakaran hutan dan lahan.
  • Who?
    Wamen LH Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Kementerian Lingkungan Hidup, pemerintah daerah, dan instansi terkait terlibat dalam pengawasan serta sinkronisasi data.
  • Where?
    Penyegelan dilakukan di delapan provinsi, dengan empat perusahaan berada di Kalimantan Timur. Diaz mengunjungi Posko Karhutla BPBD Kaltim di Samarinda.
  • When?
    Diaz mengunjungi Posko Karhutla BPBD Kaltim di Samarinda pada Senin (14/9/2026).
  • Why?
    Penyegelan dilakukan untuk mengawasi kawasan konsesi yang terbakar dan memastikan ada atau tidaknya pelanggaran lingkungan.
  • How?
    Lokasi dipasangi tanda larangan operasi, diambil sampelnya untuk laboratorium, serta dikumpulkan bukti. Data akan disinkronkan dan diverifikasi di lapangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pak Diaz datang ke Posko Karhutla BPBD Kaltim. Ia bilang pemerintah menutup sementara tempat milik 50 perusahaan karena ada kebakaran hutan dan lahan. Empat perusahaan ada di Kaltim. Tempat itu diberi tanda larangan, lalu diperiksa dengan sampel dan bukti untuk melihat ada pelanggaran lingkungan atau tidak.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Upaya penyegelan, pemeriksaan laboratorium, dan pengumpulan bukti menunjukkan pengawasan terhadap kawasan konsesi terbakar berjalan bersamaan dengan penanganan kebakaran. Dorongan untuk menyinkronkan data serta rencana verifikasi lapangan dapat membantu masyarakat mengetahui luas kebakaran yang sebenarnya berdasarkan hasil yang diperiksa oleh instansi terkait di Kalimantan Timur dan Indonesia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Faisal Malik Hendropriyono mengatakan pemerintah telah menyegel 50 perusahaan di delapan provinsi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Empat perusahaan di antaranya berada di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Di seluruh Indonesia, sudah ada 50 perusahaan yang disegel di delapan provinsi. Empat di antaranya di Provinsi Kalimantan Timur," kata Diaz saat mengunjungi Posko Karhutla BPBD Kaltim dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (14/9/2026).

1. Penyegelan terhadap kawasan konsesi terbakar

Wakil Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dyas Faizal Malik Hendropriyono mengunjungi SR 17 Surakarta. (IDN Times/Larasati Rey)

Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan terhadap kawasan konsesi yang terbakar. Dari lebih dari 200 ribu hektare lahan yang terbakar di Indonesia, sekitar 84.646 hektare berada di kawasan konsesi milik 335 perusahaan.

Menurut Diaz, lokasi yang disegel dipasangi tanda larangan dan tidak boleh digunakan untuk kegiatan operasional selama proses penanganan kebakaran dan pemeriksaan berlangsung.

Pemerintah juga mengambil sampel dari lokasi untuk diperiksa di laboratorium serta mengumpulkan bukti guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran lingkungan.

Jika pemeriksaan membuktikan adanya pelanggaran, perusahaan akan dikenai sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.

"Besaran sanksinya tentu bergantung pada hasil pemeriksaan dan tingkat kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Bisa mencapai Rp100 miliar, Rp200 miliar, bahkan Rp1 triliun, tergantung hasil kajian dan pembuktian," ujarnya.

2. Data luasan karhutla Kaltim berbeda

Otorita Ibukota Nusantara (OIKN) menemukan bekas sisa tebangan pohon di kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Bukit Tengkorak kawassan IKN, Kamis (3/9/2026). Foto OIKN

Selain mengawasi perusahaan, Kementerian Lingkungan Hidup mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait menyinkronkan data karhutla.

Diaz mengatakan rapat di Kantor Gubernur Kaltim beberapa jam sebelumnya menemukan perbedaan data luasan kebakaran.

Data Kodam mencatat sekitar 3.042 hektare, Polda Kaltim 2.223 hektare, SIPONGI 2.715 hektare, sedangkan Pusdalops BPBD Kaltim mencatat 5.761 hektare yang mencakup kawasan hutan dan lahan kebun.

"Perbedaan tersebut salah satunya disebabkan sumber data yang digunakan berasal dari satelit berbeda, yakni Terra, NOAA-20, dan SNPP. Kami ingin menindaklanjuti hasil rapat tadi karena masyarakat juga perlu mengetahui sebenarnya berapa luas kebakaran itu," kata Diaz.

3. Penggunaan sumber data yang konsisten

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Ibukota Nusantara, Kamis (3/9/2026). Foto OIKN

Menurut dia, salah satu masukan dalam rapat adalah penggunaan sumber data yang konsisten. ASEAN, kata Diaz, menggunakan NOAA-20 dalam pemantauan kebakaran dan asap sehingga pendekatan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi Indonesia.

"Setelah data disinkronkan, pemerintah akan melakukan ground check atau verifikasi lapangan untuk memastikan titik yang terdeteksi satelit benar-benar terbakar," ujarnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article