Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Karhutla Ganggu Penerbangan, Bandara Singkawang Nyaris Sebulan Tanpa Pesawat

Kota Pontianak
Karhutla Ganggu Penerbangan, Bandara Singkawang Nyaris Sebulan Tanpa Pesawat
Tak ada penerbangan di Bandara Singkawang imbas kabut asap. (IDN Times/istimewa).
  • Kabut asap karhutla menghentikan penerbangan di Bandara Singkawang hampir sebulan.
  • Penerbangan terakhir berlangsung pada 17 Agustus 2026 dan belum beroperasi hingga Senin (14/9).
  • Jarak pandang yang terbatas, meski hujan deras mengguyur Singkawang, belum memungkinkan penerbangan beroperasi kembali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Singkawang, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) membuat penerbangan di Bandara Singkawang, Kalimantan Barat, terhenti hampir sebulan.

Kondisi tersebut terjadi karena jarak pandang di sekitar bandara belum memenuhi standar keselamatan penerbangan.

  1. 1. Bandara SIngkawang sudah tutup selama sebulan

    IMG_2164.jpeg
    Bandara Singkawang pada pintu keberangkatan tampak sepi. (IDN Times/istimewa).

    Kepala Satuan Pelayanan Bandara Singkawang, Ilham Hafizi, mengatakan penerbangan terakhir berlangsung pada 17 Agustus 2026. Setelah itu, seluruh penerbangan belum dapat beroperasi hingga Senin (14/9/2026).

    "Penerbangan terakhir itu pada tanggal 17 Agustus, setelah itu belum ada penerbangan sampai hari ini karena kabut asap," kata Ilham dilaporkan Antara di Singkawang, Selasa.

  2. 2. Jarak pandang di kawasan bandara terbatas

    IMG_2163.jpeg
    Suasana sepi Bandara Singkawang karena tak ada aktivitas. (IDN Times/istimewa).

    Menurut dia, kabut asap yang menyelimuti Singkawang dan sekitarnya membuat jarak pandang di kawasan bandara terbatas. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama untuk menjamin keselamatan penerbangan.

  3. 3. Hujan deras d Singkawang belum mengubah situasi

    IMG_2165.jpeg
    Aktivitas penerbangan di Bandara Singkawang lumpuh akibat asap. (IDN Times/istimewa).

    Hujan deras yang mengguyur Singkawang pada Senin dini hari juga belum banyak mengubah kondisi. Kabut asap masih cukup pekat sehingga jarak pandang belum memungkinkan penerbangan kembali beroperasi.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More