Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir Rendam Puluhan Rumah di Sepaku, Otorita IKN Turunkan Alat Berat

Banjir IKN
Sejumlah pegawain BWS PU melakukan pemantauan banjir di Desa Suka Raja Sepaku wilayah IKN (IDN Times/Ervan)
Intinya sih...
  • Otorita IKN dan BWS Kalimantan IV, Samarinda tanggap terhadap banjir di Kecamatan Sepaku dengan mengerahkan satu unit alat berat eskavator.
  • Alat berat tersebut akan melakukan normalisasi sungai dan pembangunan jembatan darurat di desa yang terdampak banjir.
  • Rapat dilakukan untuk membahas teknis pekerjaan dalam mengatasi banjir, termasuk pemindahan jembatan sementara ke lokasi yang terkena dampak banjir.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Penajam, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV Samarinda, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Penanganan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak, yakni Desa Suka Raja, Tengin Baru, Karang Jinawi, Bukit Raya, serta Kelurahan Mentawir. Untuk mempercepat penanganan, satu unit alat berat jenis ekskavator dikerahkan ke lokasi.

Alat berat milik BWS tersebut rencananya digunakan untuk pekerjaan normalisasi sungai serta pembangunan jembatan darurat. Langkah ini menyusul peristiwa banjir yang terjadi pada Minggu (11/1/2026), yang merendam sedikitnya 60 rumah warga di RT 24 dan RT 25 Desa Suka Raja. Banjir dipicu luapan sungai akibat tingginya curah hujan yang diperparah oleh pasang air laut.

“Satu unit ekskavator dari BWS telah diturunkan ke Desa Suka Raja untuk penanganan banjir. Alat tiba sekitar pukul 04.00 dini hari,” ujar Ketua RT 25 Desa Suka Raja, Rahmad Waras Abdillah, Senin (12/1/2026).

1. Otorita IKN gelar rapat bahas teknis normalisasi sungai dan pembuatan

Deputi Alimuddin bersama pihak Desa lakukan rapat teknis penangan banjir
Deputi Alimuddin bersama pihak Desa lakukan rapat teknis penangan banjir (IDN Times/Ervan)

Sebelum alat berat mulai beroperasi, Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN, Alimuddin, menggelar rapat koordinasi bersama BWS serta pemerintah desa Suka Raja, Tengin Baru, Karang Jinawi, dan Bukit Raya. Rapat tersebut membahas rencana teknis normalisasi sungai serta pembangunan jembatan darurat.

“Bismillah, alat berat dari BWS segera melakukan pekerjaan normalisasi sungai dan pembangunan jembatan darurat di RT 24 dan RT 25,” kata Rahmad.

Ia menambahkan, hingga kini alat berat belum mulai bekerja karena masih menunggu kedatangan box culvert yang dipesan untuk kebutuhan jembatan darurat. Meski demikian, kondisi banjir telah surut dan aktivitas warga kembali berjalan normal.

2. Jembatan akan diatasi dengan bailey atau box culvert

Salah satu jembatan rusak di Desa Suka Raja IKN yang terkena dampak banjir
Salah satu jembatan rusak di Desa Suka Raja IKN yang terkena dampak banjir (IDN Times/Ervan)

Sementara itu, Deputi Otorita IKN Alimuddin menjelaskan bahwa rapat teknis telah membahas solusi penanganan banjir, khususnya terkait jembatan yang rusak.

“Dalam rapat dibahas dua opsi penanganan jembatan, yakni menggunakan jembatan bailey atau box culvert,” jelasnya.

Menurut Alimuddin, prioritas utama saat ini adalah memastikan permukiman warga tidak lagi terendam banjir serta akses distribusi hasil kebun petani tetap lancar. Adapun langkah lanjutan, apakah bersifat sementara atau permanen, akan dikaji lebih lanjut oleh Kedeputian Sarana dan Prasarana (Sapras) Otorita IKN.

Ia juga menegaskan bahwa banjir di wilayah tersebut bukan fenomena baru dan tidak semata-mata disebabkan oleh pembangunan IKN.

“Banjir di sini sudah sering terjadi, bukan hanya saat pembangunan IKN. Faktor utama kali ini adalah curah hujan tinggi dan pasang air laut. Mudah-mudahan ini menjadi banjir terakhir,” ujarnya. Tim teknis melakukan pengukuran panjang jembatan yang rusak untuk pemasangan jembatan sementara di tiga titik. Pemasangan jembatan bailey pun ditargetkan dapat segera dilakukan.

3. Otorita IKN lakukan pengukuran panjang jembatan yang rusak

Deputi Alimuddin pimpinan rapat penangan banjir di wilayah Sepaku
Deputi Alimuddin pimpinan rapat penangan banjir di wilayah Sepaku (IDN Times/Ervan)

Direktur Sarana Prasarana Sosial Otorita IKN, Agus Ahyar, menyampaikan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan BWS untuk mendukung penanganan banjir di wilayah tersebut.

“Untuk jembatan, kami akan berupaya. Semoga jembatan bailey yang ada di kawasan IKN bisa dipindahkan sementara ke lokasi ini,” pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Dari Blukar ke Kurir Narkoba, Warga Kubu Raya Diciduk Polisi

12 Jan 2026, 20:38 WIBNews