Pesawat chinook untuk perbantukan karhutla di Kalbar. (IDN Times/istimewa).
Pengerahan Chinook tidak dilakukan secara sembarangan. Pemerintah akan menentukan lokasi operasi berdasarkan pemetaan titik api dan hasil koordinasi lintas lembaga.
“Nanti koordinasi dengan TNI, Polri, kemudian BNPB. Sudah ada titik-titik api yang terdeteksi dan itu yang akan kita tangani bersama,” ujar Krisantus.
Komandan Kodaeral XII Laksda TNI, Sawa mengatakan TNI Angkatan Laut turut memastikan proses kedatangan JS Kunisaki beserta personel dan peralatan pendukung berjalan lancar.
“Kalau kami dari Angkatan Laut memang membantu proses untuk kelancaran nanti untuk kekuatan prajurit yang akan diturunkan, kemudian jumlah helikopter bombing yang akan diturunkan,” kata Sawa.
Ia mengatakan kedatangan kapal perang tersebut sebelumnya telah didahului tim survei dari Jepang.
Tim tersebut datang lebih awal untuk melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan berbagai kebutuhan pendukung operasi.
“Yang datang sebelumnya itu tim survei sebenarnya, bukan dari prajurit kapal,” ujarnya.
Setelah kapal tiba di Kijing, personel Jepang mulai melakukan perakitan dan pengecekan peralatan sebelum tiga Chinook diterjunkan dalam misi penanganan karhutla.