Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bawa Kesenian Kalbar ke Istana, Duo Kembar Bakal Tampil di HUT ke-81 RI
Duo kembar asal Pontianak bakal tampil di Istana Negara. (IDN Times/istimewa).
  • Carissa dan Calista Nafish Dzakiyah, siswi kembar SMPN 22 Pontianak, terpilih dalam tim kesenian Kalbar untuk tampil pada rangkaian HUT ke-81 RI di Istana Negara.
  • Keduanya menekuni tari sejak kelas 3 SD, bergabung dengan Sanggar Kijang Berantai sejak kelas 5 SD, lalu rutin berlatih dan mengikuti perlombaan hingga lolos seleksi.
  • Dalam tarian kolosal, mereka membawa misi memperkenalkan kesenian Kalbar secara nasional, dengan dukungan keluarga, sekolah, sanggar, serta kesempatan dari Kementerian Pariwisata.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Pontianak, IDN Times - Dua saudari kembar asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Carissa Nafish Dzakiyah dan Calista Nafish Dzakiyah, bakal membawa nama Kalimantan Barat ke panggung Istana Negara. Siswi SMPN 22 Pontianak itu terpilih menjadi bagian dari tim kesenian Kalbar yang akan tampil dalam rangkaian Gelar Seni Budaya peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Sang Merah Putih pada HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Carissa dan Calista akan membawakan tarian kolosal bersama anggota tim kesenian dari Kalbar lainnya. Kesempatan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi keduanya. Sebab, perjalanan hingga bisa tampil di Istana Negara tidak datang secara tiba-tiba. Keduanya sudah mengenal dunia tari sejak masih duduk di bangku sekolah dasar.

1. Aktif menari sejak kelas 3 SD

Duo kembar asal Pontianak terpilih bakal tampil di Istana Negara. (IDN Times/istimewa).

Ayah mereka, Aipda Saifudin Suhri, mengatakan Carissa dan Calista mulai aktif menari sejak kelas 3 SD. Minat tersebut kemudian terus dikembangkan dengan mengikuti latihan hingga bergabung dengan Sanggar Kijang Berantai saat kelas 5 SD.

“Sejak kelas 3 SD sudah aktif menari. Kami sempat mengambil pelatih untuk private mereka bersama teman-teman satu kelompok. Dari kelas 5 SD mereka sudah bergabung dengan Sanggar Kijang Berantai,” kata Saifudin, Minggu (16/8/2026).

Sejak bergabung dengan sanggar, keduanya rutin berlatih dan mengikuti berbagai perlombaan. Pengalaman itu menjadi bagian dari proses hingga akhirnya mereka mengikuti seleksi tim kesenian Kalbar dan terpilih untuk tampil di Istana Negara.

Kesibukan Carissa dan Calista bertambah. Di sela kegiatan sebagai pelajar, keduanya harus mengikuti latihan bersama tim untuk mempersiapkan penampilan di hadapan tamu undangan pada rangkaian peringatan HUT ke-81 RI.

2. Kenalkan kesenian Kalbar ke tingkat nasional

Bawa kesenian Kalbar, dua kembar asal Pontianak bakal tampil di HUT Ke-81 RI.

Bagi keluarga, kesempatan tersebut bukan hanya soal tampil di panggung bergengsi. Ada tanggung jawab yang ikut dibawa karena keduanya akan memperkenalkan kesenian Kalbar di tingkat nasional.

“Harapan kami tentunya anak-anak bisa menjalankan tugas dengan baik, disiplin mengikuti seluruh proses latihan dan tampil maksimal. Yang paling penting mereka bisa membawa nama baik keluarga, sekolah, sanggar, dan Kalbar,” kata Saifudin.

Menurut Saifudin, sekolah juga memberikan dukungan agar kedua putrinya dapat tetap mengikuti kegiatan belajar sambil menjalani proses persiapan penampilan.

“Kami juga berterima kasih kepada SMPN 22 Kota Pontianak yang sudah memberikan dukungan dan pengertian kepada anak-anak kami. Tentunya pendidikan tetap menjadi yang utama, tetapi kami bersyukur sekolah juga mendukung mereka dalam mengembangkan bakat,” ujarnya.

Peran Sanggar Kijang Berantai juga tidak lepas dari perjalanan keduanya. Selama bergabung, Carissa dan Calista mendapat kesempatan untuk belajar, berlatih sekaligus mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan.

“Kami sebagai orang tua sangat berterima kasih kepada Sanggar Kijang Berantai yang selama ini membimbing dan memberikan kesempatan kepada anak-anak kami untuk mengembangkan bakatnya. Banyak pengalaman dan prestasi yang mereka dapatkan selama bergabung di sanggar,” ungkap Saifudin.

3. Berikan apresiasi ke Kemenpar

ilustrasi bendera merah putih yang berkibar (unsplash.com/Bisma Mahendra)

Keluarga juga mengapresiasi Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang memberikan kesempatan kepada Carissa, Calista dan pelajar Kalbar lainnya untuk tampil dalam rangkaian peringatan kemerdekaan di Istana Negara.

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pariwisata yang sudah memberikan kesempatan kepada anak-anak Kalimantan Barat untuk tampil di Istana Negara. Bagi kami, ini merupakan pengalaman yang sangat luar biasa dan tentu menjadi kebanggaan bagi keluarga,” katanya.

Dari latihan di sanggar hingga terpilih menjadi bagian dari tim kesenian Kalbar, perjalanan Carissa dan Calista akhirnya membawa mereka ke panggung Istana Negara.

Bagi dua pelajar kembar tersebut, penampilan ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa bakat seni yang diasah sejak bangku sekolah dapat membawa mereka tampil membawa nama daerah dalam perayaan kemerdekaan Indonesia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article