Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Beasiswa Gratispol Tahap 3 Cair, Mahasiswa Kaltim Terima Rp288 Miliar
ilustrasi beasiswa kuliah (pexels.com/Pavel Danilyuk)

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) mencairkan bantuan pendidikan tahap III melalui program Gerakan Aksi Strategis Pro Rakyat Tanpa Biaya (Gratispol) kepada 63.603 mahasiswa. Total anggaran yang digelontorkan mencapai Rp288,5 miliar.

Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas'ud, mengatakan bantuan tersebut diberikan kepada mahasiswa dari 52 perguruan tinggi yang tersebar di seluruh wilayah Kaltim.

"Penerima manfaat berasal dari tujuh perguruan tinggi negeri (PTN) dan 45 perguruan tinggi swasta (PTS). Selain mahasiswa reguler, bantuan juga diberikan kepada peserta program kerja sama, pendidikan dokter spesialis, hingga tenaga kependidikan," ujar Rudy dilaporkan Antara di Samarinda, Selasa (2/6/2026).

1. Kampus di Kaltim penerima beasiswa Gratispol

kepegawaian.unmul.ac.id

Berdasarkan data penyaluran dana, Universitas Mulawarman (Unmul) menjadi perguruan tinggi dengan jumlah penerima bantuan terbanyak. Sebanyak 12.938 mahasiswa menerima bantuan dengan total anggaran mencapai Rp61,1 miliar.

Posisi berikutnya ditempati Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) dengan 7.713 penerima manfaat dan total bantuan sebesar Rp39 miliar.

Sementara itu, Politeknik Negeri Samarinda menerima alokasi Rp13,9 miliar untuk 3.655 mahasiswa. Kemudian Institut Teknologi Kalimantan (ITK) memperoleh Rp12,4 miliar bagi 3.572 mahasiswa, serta Poltekkes Kemenkes Kalimantan Timur menerima Rp10,8 miliar untuk 2.014 mahasiswa.

Di sisi lain, Politeknik Sendawar di Kabupaten Kutai Barat menjadi perguruan tinggi dengan jumlah penerima paling sedikit, yakni 57 mahasiswa dengan total bantuan sebesar Rp201 juta.

2. Pengembalian dana UKT dari mahasiswa

Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud saat Rapat terkait batas wilayah IKN di Kemendagri (IDN Times/istimewa)

Seiring pencairan bantuan tahap III, Rudy meminta seluruh perguruan tinggi negeri maupun swasta segera mengembalikan dana Uang Kuliah Tunggal (UKT) milik mahasiswa yang telah lebih dulu melakukan pembayaran secara mandiri.

"Jangan sampai hak mahasiswa tertahan. Perguruan tinggi harus segera mengembalikan UKT yang sudah dibayarkan mahasiswa penerima manfaat Gratispol," tegasnya.

Rudy juga mengungkapkan program Gratispol masih membuka peluang bagi puluhan ribu mahasiswa lainnya. Saat ini, kuota penerima bantuan pendidikan masih tersedia untuk sekitar 80 ribu hingga 90 ribu mahasiswa di Kalimantan Timur.

Ia mengimbau mahasiswa aktif dari semester satu hingga semester delapan untuk segera mendaftarkan diri dan memanfaatkan program tersebut.

"Khusus mahasiswa Kaltim, jangan lupa mendaftar Gratispol. Mahasiswa aktif semester satu sampai semester delapan masih bisa mengajukan. Manfaatkan program ini untuk mendukung pembangunan Kaltim ke depan," katanya.

3. Program beasiswa jadi andalan Pemprov Kaltim

Program Gratispol akan mulai dijalankan Juli 2025. (Dok. Disdikbud Balikpapan)

Mahasiswa yang ingin mendaftar maupun memantau status seleksi dapat mengakses laman resmi Pendidikan Gratispol Kaltim.

Program Gratispol merupakan salah satu program strategis Pemprov Kaltim yang bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi secara inklusif. Melalui program ini, pemerintah daerah berharap dapat mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi berbagai peluang pembangunan, termasuk menyongsong kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).

Editorial Team

Related Article