Cagub Rudy Mas'ud-Seno Aji Percaya dengan Mesin Partai Gerindra

Samarinda, IDN Times - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur nomor urut 2, Rudy Mas'ud dan Seno Aji, optimistis bahwa mesin politik Partai Gerindra akan bekerja maksimal untuk memenangkan mereka di Pilkada 2024.
Hal ini disampaikan Rudy dalam konsolidasi Partai Gerindra yang berlangsung di Kota Samarinda, Minggu (6/10/2024). Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus partai yang dipimpin oleh Prabowo Subianto atas komitmen tinggi dalam mendukung pemenangan Pilkada serentak di Kalimantan Timur.
"Kami sangat mengapresiasi pengurus Partai Gerindra, baik dalam Pilgub maupun Pilwali yang akan digelar bersamaan. Kebetulan, nomor urut kami sama, yakni nomor dua," ujar Rudy dilaporkan Antara dalam acara yang juga dihadiri oleh calon Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
1. Kolaborasi kuat antara Gerindra dan Golkar

Rudy menyoroti kolaborasi kuat antara Partai Gerindra dan Partai Golkar - dua partai dengan perolehan kursi terbesar di Kalimantan Timur. Menurut Rudy, kerja sama ini menjadi modal penting dalam memenangkan Pilkada.
"Gerindra dan Golkar adalah partai terbesar di Kaltim. Kolaborasi ini memiliki komitmen yang sama untuk memenangkan Pilgub Kaltim dan Pilwali Samarinda. Target minimal kami adalah 70 persen suara, namun kami berharap bisa mencapai 80 persen," tambahnya.
Dengan kekuatan dominasi kursi di DPRD Samarinda dan tingkat provinsi, serta dukungan partai koalisi lainnya, Rudy optimistis bahwa pasangan mereka akan keluar sebagai pemenang.
2. Kader Gerindra hadir dalam konsolidasi ini

Seluruh kader Gerindra dari tingkat kota hingga provinsi hadir dalam konsolidasi ini, menunjukkan keseriusan dalam memenangkan Pilkada serentak di Kalimantan Timur.
"Menang adalah keharusan. Samarinda sebagai ibu kota Kaltim harus segera berbenah dan berakselerasi, karena Kaltim merupakan etalase Indonesia," tegas Rudy.
Rudy juga menekankan pentingnya mendukung program pembangunan di Kota Samarinda. Menurutnya, seluruh proyek pembangunan yang belum selesai di bawah kepemimpinan Andi Harun sebagai Wali Kota harus diselesaikan pada periode 2024-2029.
"Kami akan mendukung penuh kegiatan pembangunan di Samarinda agar selaras dengan program untuk Kalimantan Timur," ujarnya.


















