Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Di Balik Viral Jalan Rusak, Ria Norsan Curiga Ada Kepentingan Tertentu

Di Balik Viral Jalan Rusak, Ria Norsan Curiga Ada Kepentingan Tertentu
Gubernur Kalbar, Ria Norsan. (IDN Times/Teri).
Intinya Sih
  • Gubernur Kalbar Ria Norsan menanggapi video viral anak-anak yang mengkritik jalan rusak di Sintang, sambil menegaskan dirinya terbuka terhadap kritik namun menyayangkan pelibatan anak-anak.
  • Norsan menjelaskan bahwa Jalan Bedayan–Libau berstatus jalan kabupaten, sehingga tanggung jawab perbaikannya berada pada pemerintah Kabupaten Sintang, bukan kewenangan provinsi.
  • Ia mencurigai ada pihak tertentu yang memanfaatkan isu tersebut untuk membentuk opini publik, meski memastikan Bupati Sintang sudah menangani perbaikan jalan yang dikeluhkan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pontianak, IDN Times - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar),  Ria Norsan akhirnya angkat bicara terkait video viral yang menampilkan sejumlah anak-anak mengkritik kondisi Jalan Bedayan–Libau di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, Kalbar.

Norsan menegaskan bahwa dirinya terbuka terhadap kritik dari masyarakat. Namun, dia menyayangkan cara penyampaian kritik yang melibatkan anak-anak.

“Saya tidak anti kritik dan justru menyambut baik masukan dari masyarakat. Tapi yang saya sayangkan, kritik itu disampaikan dengan membawa anak-anak, yang menurut saya bukan pada tempatnya,” ujarnya, Kamis (2/3/2026).

1. Jalan yang dikritik adalah jalan kabupaten

Viral anak di Kalbar kritik pemerintah atas jalan rusak. (Dok.tangkapan layar)
Viral anak di Kalbar kritik pemerintah atas jalan rusak. (Dok.tangkapan layar)

Norsan juga meluruskan bahwa jalan yang menjadi sorotan dalam video tersebut bukan merupakan kewenangan pemerintah provinsi, melainkan pemerintah kabupaten.

Menurutnya, ruas Jalan Bedayan–Libau berstatus sebagai jalan kabupaten, sehingga tanggung jawab perbaikannya berada di tangan pemerintah daerah setempat.

“Perlu diketahui, jalan di Sepauk itu statusnya jalan kabupaten. Kewenangannya ada di bupati. Sedangkan pemerintah provinsi hanya menangani jalan provinsi,” paparnya.

2. Ada pesan terselubung dalam konten anak kritik jalan

1926e064-f71f-4ec0-93eb-9678f5218477.jpeg
Viral anak di Kalbar kritik pemerintah atas jalan rusak. (Dok.tangkapan layar)

Dia pun menilai kritik yang diarahkan kepadanya sebagai gubernur tidak tepat sasaran.

“Yang dikritik itu jalan kabupaten, tapi yang disudutkan gubernur. Itu jelas tidak tepat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Norsan menduga ada pihak tertentu yang sengaja memanfaatkan situasi tersebut untuk membentuk opini publik.

“Saya melihat materi kritiknya bukan sekadar soal jalan. Ada pesan lain yang ingin disampaikan, bahkan cenderung menyudutkan gubernur. Saya menduga ada pihak yang bermain,” ungkapnya.

3. Bupati Sintang telah tangani soal jalan rusak

00955c36-de4e-4ec2-afdd-30365e11c356.jpeg
Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala. (IDN Times/istimewa).

Terkait kondisi jalan yang dikeluhkan, Norsan memastikan bahwa pemerintah kabupaten melalui Bupati Sintang telah menangani persoalan tersebut.

“Kalau itu jalan provinsi, tentu sudah saya perbaiki. Tapi karena itu jalan kabupaten, maka menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten,” tukasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More