Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Ditinggal Koalisi, NasDem Gagal Usung Bakal Paslon Pilkada Balikpapan
IDN Times / Hilmansyah

Balikpapan, IDN Times – Partai NasDem gagal mengusung pasangan Ahmad Basir–Ida Pahastuty maju dalam pemilihan kepala daerah Balikpapan, Kalimantan Timur. Meski begitu, partai besutan Surya Paloh itu menyatakan tekad untuk tetap menyukseskan pilkada serentak 9 Desember 2020 mendatang.

“Meminta pendukung dan simpatisan untuk datang ke TPS tanggal 9 Desember 2020 mendatang, karena ada pilihannya,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Rizal Effendi dalam konferensi pers Partai NasDem di Balikpapan, Selasa (15/9/2020).

1. Gagal jadi kontestan karena tidak cukup kursi

IDN Times / Hilmansyah

Rizal mengatakan, awalnya Partai NasDem dengan koalisi partai lain yang duduk di perlemen yakni Hanura, PPP, Perindo, dan PKB optimistis mengusung Ahmad Basir sebagai bakal calon Wali Kota Balikpapan. Namun di tengah perjalanan, PPP, Perindo dan PKB menarik dukungan dan beralih mendukung bakal pasangan calon lain.

“Awalnya dengan 5 parpol pendukung kita mendapatkan 10 kursi, namun setelah 3 partai mundur, akhirnya saat ini hanya tinggal Nasdem dan Hanura dengan 5 kursi dan ini tidak mencukupi karena persyaratan KPU harus minimal 9 kursi,” ujar Rizal.

2. NasDem dan Hanura akan bentuk tim awasi pilkada Balikpapan

IDN Times / Hilmansyah

Meski gagal jadi kontestan, Partai NasDem dan Hanura akan membentuk tim untuk mengawasi pelaksanaan pilkada di Balikpapan. Terutama untuk mengawasi kinerja penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu Kota Balikpapan.

“Untuk memastikan pelaksanaan demokrasi berjalan dengan baik," ujar Rizal.

Rizal juga menambahkan, kondisi partai NasDem Balikpapan ini juga akan dilaporkan ke DPW Kaltim dan DPP Partai NasDem.

3. Arah perjuangan berubah

IDN Times / Hilmansyah

Sementara itu bakal calon wali kota Balikpapan yang gagal maju sebagai kontestan pilkada, Ahmad Basir mengatakan, kegagalan dirinya maju pilkada tidak menyurutkan perjuangannya untuk membangun kota Balikpapan agar lebih baik.

“Saat ini Balikpapan masih bergelut dengan pandemi COVID-19, untuk itu arah perjuanganya kami akan berubah yakni membantu pemerintah dalam mengurangi kasus yang terjadi,” tegasnya.

Editorial Team

Related Article