Pembawa baki bendera Merah Putih HUT ke-81 RI, Celine Olivia Apriani Theo, siswi SMK Negeri 5 Pontianak, Kalimantan Barat. (YouTube.com/Sekretariat Presiden)
Menurut Norsan, kondisi ekonomi keluarga tidak menghalangi Mirza untuk mengejar cita-cita. Dengan kemauan dan kerja keras, putra Kalbar itu akhirnya mendapat kesempatan berdiri di tengah upacara kenegaraan di Istana Merdeka.
Hal serupa juga disampaikan Norsan mengenai Celina. Ia menyebut Celina juga bukan berasal dari keluarga berada. Namun, semangat dan kemauan yang dimilikinya mampu mengantarkan Celina menjadi salah satu sosok penting dalam upacara HUT ke-81 RI.
“Demikian juga Celina, bukan dari orang yang berada, tapi punya semangat dan kemauan,” ujarnya.
Bagi Norsan, keberhasilan Celina dan Mirza bukan hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga masing-masing, tetapi juga Kalimantan Barat.
Ia mengatakan, sebelum berangkat ke Jakarta, Celina dan Mirza sempat menghadap dirinya. Saat itu, Norsan berpesan agar keduanya berusaha maksimal dan tidak lupa berdoa.
“Kan kemarin sebelum berangkat, dia menghadap saya. Saya hanya berdoa, sebisanya berdoa. Mudah-mudahan kalian sampai di sana nanti terpilih yang terbaik,” katanya.
Doa tersebut akhirnya terwujud. Celina dipercaya membawa baki dan Mirza menjadi pembentang bendera di Istana Merdeka.
“Alhamdulillah doa kita dijabah. Celina pembawa baki dan Mirza pengibar bendera, dua-duanya berhasil,” ucapnya.