Pola asuh memiliki peran penting dalam membentuk cara anak berkomunikasi, mengekspresikan emosi, serta membangun kepercayaan dengan orang tua. Anak yang tumbuh dalam lingkungan yang aman secara emosional cenderung lebih berani berbicara jujur, mengungkapkan perasaan, dan terbuka terhadap masukan.
Salah satu pendekatan yang dinilai efektif dalam mendukung hal tersebut adalah pola asuh demokratis.
Dalam psikologi perkembangan, pola asuh demokratis dikenal sebagai pendekatan yang menggabungkan kehangatan emosional dengan batasan yang jelas. Orang tua tidak hanya mengatur dan mengarahkan, tetapi juga mendengarkan serta menghargai pendapat anak. Sikap ini membuat anak merasa dihargai sebagai individu, sehingga keterbukaan tumbuh secara alami.
Berikut lima ciri pola asuh demokratis yang mendorong anak menjadi lebih terbuka:
