Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jembatan Mahulu Diperbaiki Kilat, Apa Saja yang Berubah?
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud. (Dok. Pemprov Kaltim)
  • Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninjau langsung Jembatan Mahulu setelah menerima keluhan warga dan memastikan perbaikan cepat dilakukan oleh Dinas PUPR untuk mengatasi sambungan jalan bergelombang.
  • Dinas Perhubungan diminta segera mengaktifkan kembali lampu penerangan yang padam, mengganti komponen yang dicuri, serta memasang lampu di bawah jembatan demi keselamatan pelayaran sungai.
  • Pemerintah Provinsi Kaltim juga memerintahkan pemasangan CCTV di beberapa titik guna meningkatkan keamanan dan mencegah pencurian fasilitas pada Jembatan Mahulu.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Rudy Mas’ud merespons cepat keluhan masyarakat terkait kondisi Jembatan Mahulu di Kota Samarinda yang dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan. Sejumlah persoalan yang menjadi sorotan, seperti sambungan jalan bergelombang, minimnya penerangan, hingga belum tersedianya kamera pengawas (CCTV), langsung ditindaklanjuti.

Peninjauan dilakukan Gubernur Rudy Mas’ud di Jembatan Mahulu, Selasa (21/7/2026), setelah menerima masukan dari Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Loa Buah.

"Terima kasih atas masukan masyarakat. Hari ini kami datang langsung untuk melihat kondisinya. Alhamdulillah, tadi malam Dinas PUPR sudah bergerak melakukan perbaikan," ujar Rudy Mas'ud dalam akun IG Pemprov Kaltim.

Dalam peninjauan tersebut, sambungan jalan yang sebelumnya bergelombang diketahui telah diperbaiki dengan penambalan sehingga lebih aman dilalui kendaraan.

1. Aktifkan lampu penerangan jalan

Gubernur juga menginstruksikan Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim untuk segera mengaktifkan kembali lampu penerangan yang padam serta mengganti lampu yang hilang akibat pencurian. Selain lampu, sejumlah sakelar otomatis atau Miniature Circuit Breaker (MCB) juga dilaporkan raib dicuri.

"Lampu yang kurang terang segera dibuat terang kembali. Lampu yang mati segera dihidupkan. Perawatan untuk menjaga keindahan jembatan juga harus dilakukan," tegasnya.

2. Lampu penerangan bagi jalur transportasi sungai

Kapal ponton muat batu bara menyangkut di pilar jembatan Mahakam, Samarinda (istimewa)

Tak hanya penerangan di bagian atas, Rudy Mas'ud meminta Dishub memasang lampu di bagian bawah jembatan. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan keselamatan pelayaran dan mencegah ponton batu bara menabrak pilar jembatan saat melintas.

"Di bawah juga harus dipasang lampu agar terlihat jelas bahwa di lokasi ini ada jembatan," katanya.

Menurut Rudy, Jembatan Mahulu memiliki peran strategis sebagai salah satu jalur utama transportasi di Samarinda. Dari empat jembatan yang membentang di atas Sungai Mahakam, Jembatan Mahulu menjadi akses vital bagi distribusi logistik, kendaraan berat, bahan bakar minyak (BBM), dan gas.

3. Pemasangan kamera CCTV di sejumlah titik

ilustrasi pemasangan CCTV yang benar (unsplash.com/Joe Gadd)

Selain memperbaiki penerangan, Gubernur juga memerintahkan pemasangan CCTV di sejumlah titik untuk meningkatkan keamanan sekaligus mencegah aksi pencurian kabel, MCB, maupun lampu penerangan yang selama ini kerap terjadi.

Dengan langkah tersebut, Pemprov Kaltim berharap kondisi Jembatan Mahulu menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung kelancaran arus lalu lintas serta distribusi logistik di Kota Samarinda.

Curated For You

Editorial Team

Related Article