Pontianak, IDN Times - Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) mulai menunjukkan hasil. Setelah berbagai operasi pemadaman dan dukungan hujan buatan, jumlah titik panas di Kalbar kini turun drastis menjadi sekitar 50 titik.
Penurunan juga terjadi pada luasan lahan yang masih terbakar. Dari total area terdampak yang sebelumnya mencapai sekitar 38.000 hektare, kini tersisa sekitar 200 hektare yang masih dalam proses penanganan.
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan kondisi tersebut menunjukkan penanganan karhutla mulai efektif, terutama dengan dukungan pemerintah pusat dan kerja bersama seluruh unsur Satgas Karhutla.
“Dari sekitar 38.000 hektare yang terbakar, sekarang tinggal sekitar 200 hektare lebih lagi yang masih ditangani. Titik api juga sudah mulai menurun dari sekitar 2.000 titik, kemudian menjadi 100 lebih, dan sekarang tinggal sekitar 50 titik api,” ujar Norsan saat mendampingi Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi karhutla di Dusun Sukadamai, Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (5/9/2026).
