Balikpapan, IDN Times -Serikat Pekerja Mathilda yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menolak rencana penggabungan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) ke PT Elnusa Tbk sebagai bagian dari program streamlining atau perampingan anak usaha Pertamina.
Ketua Umum SP Mathilda-FSPPB, Sugirianto, menilai rencana tersebut bukan sekadar persoalan efisiensi dan restrukturisasi bisnis. Penggabungan PDSI ke perusahaan terbuka, menurut dia, berpotensi memengaruhi kendali negara terhadap aset dan kemampuan strategis di sektor hulu minyak dan gas.
"Salah satu yang sangat mencolok dan berbahaya adalah rencana penggabungan urat nadi hulu migas kita, yaitu PT PDSI ke dalam entitas perusahaan terbuka PT Elnusa Tbk," kata Sugirianto di Kantor SP Mathilda, Kawasan Panorama, Balikpapan, Senin (14/9/2026).
