Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kawasan Kariangau Dibuka, Pemprov Kaltim Bidik Investasi dan PAD
PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) resmi membuka jalur pelayaran baru, ditandai dengan kedatangan perdana kapal MV Rui Neng 8 voy 251S melalui layanan Pelayaran Haiyetong. (Dok. PT KKT)
  • Pemprov Kaltim menyiapkan jalan 2,1 kilometer di sekitar PT Kaltim Kariangau Terminal untuk membuka akses perusahaan yang terdampak penutupan akses akibat Tol Pulau Balang.
  • Sekitar 250 hektare lahan milik Pemprov Kaltim di sekitar Teluk Balikpapan akan dioptimalkan, dengan perusahaan didorong bekerja sama dengan BUMD guna meningkatkan PAD.
  • Gubernur Rudy Mas’ud memastikan kesiapan kawasan bagi kunjungan investor; jenis konstruksi jalan masih dibahas sesuai kebutuhan dan kondisi area.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Balikpapan, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) menyiapkan pembangunan jalan sepanjang 2,1 kilometer di kawasan sekitar PT Kaltim Kariangau Terminal (KKT) Balikpapan. Infrastruktur tersebut ditujukan untuk membuka akses sejumlah perusahaan sekaligus mengoptimalkan aset daerah yang berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meninjau langsung kawasan PT KKT dan lahan milik Pemprov Kaltim di sekitar Teluk Balikpapan, Kamis (6/8/2026).

Di luar kawasan PT KKT yang merupakan perusahaan patungan Pemprov Kaltim dan PT Pelindo, terdapat sekitar 250 hektare lahan milik pemerintah daerah yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan.

1. Membangun akses di kawasan Kariangau

Rudy mengatakan, pembangunan jalan 2,1 kilometer tersebut penting untuk memastikan akses menuju sejumlah perusahaan yang telah beroperasi di kawasan tersebut. Terlebih, keberadaan Tol Pulau Balang membuat sebagian akses kawasan tertutup.

“Dengan adanya jalan tol ini (Tol Pulau Balang), semua akses tertutup, kecuali jalan pemprov ini,” kata Rudy saat meninjau lokasi dalam akun IG Pemprov Kaltim.

Menurut dia, infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas perusahaan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi aset milik Pemprov Kaltim.

Rudy juga mendorong perusahaan yang telah beroperasi di kawasan itu, seperti PT Semen Indonesia, Wilmar Group, MMP, dan Wahana, untuk menjalin kerja sama dengan badan usaha milik daerah (BUMD) Kaltim.

2. Meningkatan kontribusi terhadap PAD

PT Hutama Karya (Persero) menuntaskan konstruksi Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau sepanjang 9,275 km (Dok. Hutama Karya)

Kerja sama tersebut dinilai dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

“Ke depan kita harapkan perusahaan-perusahaan yang ada di sini bisa bekerja sama dengan perusahaan daerah,” ujarnya.

Sejumlah perusahaan di kawasan tersebut bergerak di berbagai sektor, mulai dari perdagangan semen dan minyak hingga industri nikel. Dalam waktu dekat, investor dari sejumlah sektor usaha dijadwalkan mengunjungi kawasan tersebut untuk melihat kesiapan infrastruktur dan dukungan Pemprov Kaltim.

“Kami ingin memastikan jalan dan kawasan ini benar-benar siap untuk dikunjungi investor,” tegas Rudy.

3. Peninjauan kawasan di Kariangau

Terminal Peti Kemas Kariangau (TPK) menjadi salah satu pelabuhan ekspor di Kaltim. (Dok. PT KKT)

Dalam peninjauan tersebut, Rudy didampingi Plt Kepala Dinas PUPR Kaltim Irhamsyah.

Sementara itu, jenis konstruksi jalan masih dalam pembahasan. Pemprov Kaltim akan menyesuaikan penggunaan rigid pavement atau beton, aspal, maupun perkerasan agregat dengan kebutuhan dan kondisi kawasan.

Rudy berharap pembangunan konektivitas di kawasan tersebut dapat mendorong aktivitas investasi dan membuka peluang pengembangan aset daerah. Jika akses antarkawasan hingga kabupaten dan kota di sekitarnya semakin baik, kontribusinya terhadap PAD dan pertumbuhan ekonomi Kaltim diharapkan meningkat signifikan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article