Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Melihat Kontes Ikan Hias Arwana yang Semakin Langka di Kalbar

Melihat Kontes Ikan Hias Arwana yang Semakin Langka di Kalbar
Ikan arwana yang terpajang di kontes Arowana 2024. (IDN Times/Teri).

Pontianak, IDN Times - Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Siluk (APPS) Indonesia menggelar acara Kontes Arowana APPS Cup Feat RDI Tahun 2024, mereka menampilkan sejumlah ratusan ikan arwana, di Pontianak Convention Center (PCC), pada 23-26 Mei 2024.

Sejumlah ikan arwana itu juga diperlombakan, ada beberapa kategori kontes tersebut mulai dari kelas XS, Small, Medium, Large, XL Large, Unique, Short Body, dan King.

Pj Gubernur Kalbar, Harisson juga berkesempatan menyerahkan hadiah bagi para pemenang yang menjadi juara pada kontes yang menjadi maskot ikan hias air tawar Kalimantan Barat tersebut.

1. Harisson minta jaga kualitas ikan arwana

Sejumlah ikan arwana diperlombakan dengan berbagai kategori. (IDN Times/Teri).
Sejumlah ikan arwana diperlombakan dengan berbagai kategori. (IDN Times/Teri).

Harisson mengatakan, di tengah isu yang beredar terkait harga ikan hias arwana ini, diharapkan Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Siluk (APPS) Indonesia harus bisa mengambil langkah untuk menjaga kualitas harga ikan arwana.

Banyak faktor yang memengaruhi terhadap harga ikan yang berjuluk Scleropages Formosus tersebut. Sehingga diperlukan aturan dalam ketataniagaan untuk menjaga harga agar tetap bertahan secara kualitas.

“Saya kira teman-teman dari APPS harus mampu mengatur dalam menjalankan harga nilai jual ikan arwana ini, apalagi faktor lain seperti daya serap pasar sangat mempengaruhi maka dari itu para pengusaha yang bergelut dibidang ikan arwana ini harus kompak,” sebutnya, Minggu (26/5/2024).

2. Ikan arwana punya potensi besar

Pj Gubernur Kalbar, Harisson mengunjungi pameran ikan hias Arwana. (IDN Times/adpim).
Pj Gubernur Kalbar, Harisson mengunjungi pameran ikan hias Arwana. (IDN Times/adpim).

Sebagai orang yang pernah menetap di Kabupaten Kapuas Hulu sebagai habitat ikan yang berjuluk ikan naga tersebut, Harisson mengaku tahu betul bagaimana kondisi dan potensi ikan arwana di daerah tersebut.

Di samping jumlah yang semakin sedikit, maka dari itu para pengembangbiak dan pengusaha harus bisa bekerjasama dalam menjaga kelestarian ikan arwana khususnya ikan arwana merah (super red).

“Dengan adanya APPS ini setidaknya bisa menjaga dan mengatur bagaimana kualitas harga ikan arwana tetap terjaga dengan baik. Dan saya rasa APPS paham itu,“ tegas Harisson.

Harisson juga mengatakan bahwa budidaya arwana di Kalimantan Barat telah memberikan manfaat ekonomi yang cukup signifikan bagi daerah ini.

3. Arwana meningkatkan pendapatan daerah lewat ekspornya

Selain diperlombakan, ada juga arwana yang dijual. (IDN Times/adpim).
Selain diperlombakan, ada juga arwana yang dijual. (IDN Times/adpim).

Tidak hanya menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat, tetapi juga meningkatkan pendapatan daerah melalui ekspor ikan hias yang diminati oleh pecinta ikan di seluruh dunia.

“Oleh karena itu, inilah saatnya bagi para petani ikan untuk memilih ikan-ikan yang menakjubkan sebagai ikan arwana yang siap dijual ke pasar lokal maupun luar negeri. Dari sinilah impian para kolektor ikan hias terwujud ketika ikan arwana Kalbar dipamerkan dan memiliki penilaian tersendiri,” paparnya.

Dirinya memberikan apresiasi atas terselenggaranya kontes ini yang mana bisa menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, terutama para penggemar arwana dalam upaya membudidayakan dan melestarikan keberadaan arwana khususnya jenis super red yang langka dan dilindungi.

“Saya berharap, melalui kontes ini mampu memfasilitasi dan mengakomodir antusiasme para penggemar arwana di Kalbar serta memberikan manfaat yang signifikan bagi daerah ini,” tukasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Linggauni -
Tri Purnawati
Linggauni -
EditorLinggauni -
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

42 Ton Pangan Ilegal Diselundupkan ke Pontianak, Dikirim dari Belanda

14 Mei 2026, 18:34 WIBNews