Mahulu, IDN Times - Bupati Mahakam Ulu (Mahulu), Angela Idang Belawan, menilai pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batoq Kelo menjadi bukti bahwa Mahulu memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan hijau di Kalimantan Timur (Kaltim).
Proyek PLTA berkapasitas 300 megawatt (MW) tersebut mulai dibangun melalui peletakan batu pertama pada 25 Mei 2026 di Kecamatan Long Bagun. Proyek senilai Rp13 triliun itu ditargetkan rampung dalam lima tahun ke depan.
Angela mengatakan pemerintah daerah mendorong keterlibatan masyarakat lokal dalam proyek tersebut agar manfaat investasi dapat dirasakan langsung oleh warga Mahulu.
"Kami mendorong agar masyarakat Mahulu dapat menjadi bagian dari pembangunan proyek ini, sehingga sumber daya manusia lokal dapat terserap dan turut merasakan manfaat langsung dari investasi yang masuk," ujarnya dilaporkan Antara di Mahulu, Selasa (2/6/2026).
