Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Polisi Temukan 2 Gadis Medan Nyaris Dijual dan Dinikahkan di Cina

Polisi Temukan 2 Gadis Medan Nyaris Dijual dan Dinikahkan di Cina
Dua gadis asal Medan nyaris dijual ke China. (IDN Times/istimewa).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Dugaan praktik Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali terungkap di Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Dua perempuan asal Medan, diduga nyaris dijual dan dinikahkan dengan pria di Cina.

Salah satu korban masih berusia 15 tahun, sebelumnya, orang tua korban disebut sudah menerima uang Rp5 juta dari perekrut.

Kasus ini terungkap setelah aparat kepolisian menggerebek sebuah rumah di RT 003/RW 006, Jalan H Kadir, Kelurahan Parit Mayor, Kecamatan Pontianak Timur, pada Senin (25/5/2026).

1. RT curiga rumah sering tertutup

e4420a5b-8db0-4c33-a2c6-67d10d3e40f8.jpeg
Polisi lakukan penggerebekan rumah di Pontianak. (IDN Times/istimewa).

Penggerebekan berlangsung sejak sekitar pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Polisi mengamankan dua perempuan asal Medan berusia 15 tahun dan sekitar 25 tahun, serta seorang wanita berusia sekitar 40 tahun yang diduga menjadi bagian jaringan perekrut.

Ketua RT 003/RW 006, Syarif Yakob Alkadrie mengatakan, pengungkapan kasus itu bermula dari kecurigaan warga terhadap penghuni rumah yang tertutup dan tidak pernah melapor ke lingkungan setempat.

“Warga curiga karena mereka bukan orang sini. Saat ditanya berasal dari mana, mereka jawab dari Medan, tapi tidak mau kasih tahu tinggal di rumah mana. Akhirnya warga mengintai dan diketahui mereka berada di rumah tersebut,” ujar Yakob, Selasa (26/5/2026).

2. Modusnya dipekerjakan, ternyata akan dinikahkan

-
Ilustrasi TPPO (Foto: Istimewa)

Menurut Yakob, sejak pagi rumah tersebut sudah dipantau aparat kepolisian. Ia juga diminta menjadi saksi saat proses penggeledahan berlangsung.

“Dari pagi sudah diintai polisi. Saya dipanggil untuk menyaksikan penggeledahan,” katanya.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah dokumen penting berupa paspor dan surat perjanjian yang diduga menjadi alat penjeratan terhadap keluarga korban.

Yakob mengungkapkan, dua perempuan asal Medan itu awalnya dijanjikan akan bekerja di luar negeri. Namun belakangan diketahui keduanya diduga akan dinikahkan dengan pria di Cina.

“Rencananya mereka mau dibawa kerja, ternyata mau dikawinkan di sana, dinikahkan dengan orang Cina,” ungkapnya.

3. Orang tua sudah terima Rp5 juta

18fab922-63c2-49b7-9c88-be279795cbf2.jpeg
Saat dua gadis asal Medan ditemukan nyaris dijual ke China. (IDN Times/istimewa).

Yang membuat miris, salah satu orang tua korban disebut telah menerima uang Rp5 juta di Medan. Dalam surat perjanjian yang ditemukan polisi, keluarga korban juga terancam harus membayar Rp20 juta apabila keberangkatan dibatalkan.

“Saya lihat sendiri surat perjanjiannya. Kalau tidak jadi berangkat, orang tua korban akan dijerat utang Rp20 juta. Makanya dua gadis itu menangis, mereka memikirkan orang tuanya,” beber Yakob.

Rumah yang digerebek tersebut diketahui milik seorang perempuan berinisial L, warga Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya. Selama ini rumah itu disebut kosong dan tidak pernah melapor kepada pengurus RT setempat.

Yakob menduga rumah tersebut dijadikan tempat penampungan sementara sebelum para korban diberangkatkan ke luar negeri.

“Informasinya masih ada tiga orang lagi yang mau datang. Jadi mereka menunggu di rumah itu sampai lengkap baru diberangkatkan,” katanya.

Ia menambahkan, laporan awal terkait aktivitas mencurigakan di rumah itu sudah disampaikan warga kepada pihak kelurahan sejak Sabtu malam sebelum diteruskan ke kepolisian.

“Ini semua berawal dari kecurigaan masyarakat yang saling menjaga lingkungan,” tutupnya.

Saat ini, dua perempuan asal Medan beserta wanita berusia 40-an tersebut telah dibawa ke Polresta Pontianak untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti berupa dokumen, paspor, dan surat perjanjian dugaan penjeratan utang terhadap keluarga korban.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Polisi Temukan 2 Gadis Medan Nyaris Dijual dan Dinikahkan di Cina

26 Mei 2026, 18:41 WIBNews