Pontianak, IDN Times - Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar) masih diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang semakin pekat.
Sudah dua hari terakhir, Indeks Kualitas Udara di Pontianak masuk dalam kategori berbahaya, mencapai angka maksimum yakni 1.000 hingga 2.000 PM2.5.
Pekatnya kabut asap membuat kualitas udara ikut memburuk, kualitas udara berbahaya tersebut terjadi selama 24 jam 2 hari terakhir. Langit Pontianak pun berubah jadi berwarna kuning kusam.
