Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ratusan Mahasiswa Turun ke Jalan, Ketua DPRD Kalsel Beri Respons Ini
Ilustrasi aksi demo di gedung DPRD Provinsi Kalsel. (Hendra Lianor/IDN Times)

Banjarmasin, IDN Times - Ketua DPRD Kalimantan Selatan, Supian HK, mengapresiasi aksi damai yang digelar ratusan mahasiswa di depan Gedung DPRD Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Banjarmasin, Senin (15/6/2026).

Menurut Supian, sikap tertib dan damai yang ditunjukkan para mahasiswa selama menyampaikan aspirasi mencerminkan karakter masyarakat Kalimantan Selatan yang menjunjung tinggi nilai-nilai kedamaian.

"Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas sikap adik-adik mahasiswa yang tertib dan damai saat menyampaikan aspirasi," ujarnya dilaporkan Antara.

1. Pimpinan DPRD Kalsel menemui massa demo

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK

Sebagai bentuk penghormatan terhadap para peserta aksi, Supian turun langsung menemui massa dan duduk bersama mahasiswa di atas trotoar depan Gedung DPRD saat orasi berlangsung.

Ia juga mengungkapkan bahwa DPRD Kalsel telah mengirimkan surat undangan kepada anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan agar hadir dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat. Namun, kehadiran para legislator pusat tersebut tetap bergantung pada kewenangan dan agenda masing-masing.

2. Tuntutan massa disampaikan kepada pemerintah pusat

ilustrasi demo (unsplash.com/Deastama)

Supian menegaskan seluruh tuntutan yang disampaikan mahasiswa akan diteruskan dan dikawal hingga ke DPR RI. Menurutnya, aspirasi tersebut akan diperjuangkan melalui mekanisme yang berlaku agar dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan maupun evaluasi kebijakan pemerintah.

"Sebagai wakil rakyat, kami akan terus berjuang membela kepentingan masyarakat demi kebaikan bersama," tegasnya.

3. Aksi demo massa di Banjarmasin

ilustrasi melakukan demo terkait kebijakan pemerintah (pexels.com/Irgi Nur Fadil)

Diketahui, ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banjarmasin menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa sejumlah tuntutan. Mereka mendesak pemerintah membatalkan kenaikan harga BBM dan kebutuhan pokok, menolak revisi Undang-Undang Polri, serta meminta pemerintah lebih memprioritaskan sektor pendidikan, khususnya di wilayah terpencil.

Editorial Team

Related Article