Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Seragam Gratis di Balikpapan Mulai Dibagikan Pekan Ini

Seragam Gratis di Balikpapan Mulai Dibagikan Pekan Ini
Ilustrasi seragam SMP. (Instagram.com/seragam_sekolah_indonesia)

Balikpapan, IDN Times - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan Irfan Taufik mengumumkan bahwa pembagian seragam sekolah untuk tingkat TK, SD, dan SMP, baik untuk sekolah negeri maupun swasta, akan dimulai pekan ini.

"Saat ini seluruh seragam sudah berada di Kota Balikpapan. Tidak ada kendala, tinggal pendistribusian dari gudang ke sekolah-sekolah," kata Irfan dilaporkan Antara di Balikpapan, Senin (15/7/2024).

1. Para siswa akan mendapatkan tiga seragam

ilustrasi anak SD sedang membuat karya seni (instagram.com/guru_esdeh)
ilustrasi anak SD sedang membuat karya seni (instagram.com/guru_esdeh)

Irfan menjelaskan, untuk tingkat SD dan SMP, masing-masing siswa akan mendapatkan tiga seragam: seragam putih merah untuk SD, putih biru untuk SMP, seragam pramuka, dan seragam batik. Seragam batik juga akan dibagikan untuk jenjang TK.

Ia menyebutkan, untuk seragam SD telah disiapkan sebanyak 12 ribu seragam, dan 8 ribu seragam untuk SMP. "Untuk tingkat TK, kami masih belum mengetahui jumlah pastinya," tambahnya.

Irfan menjelaskan bahwa pendataan penerima seragam telah dilakukan saat pendaftaran ulang pada 5-6 Juli 2024 untuk jalur zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan orang tua. Pendaftaran ulang jalur reguler dilaksanakan pada 8-9 Juli 2024.

2. Orang tua di Balikpapan tidak perlu beli seragam

Ilustrasi Pelajar (SMP) (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi Pelajar (SMP) (IDN Times/Mardya Shakti)

Sehingga orang orang tua di Balikpapan tidak perlu membeli seragam, karena seragam sudah disiapkan sebelum anak-anak masuk sekolah. Menurut Irfan, pekan ini merupakan masa perkenalan lingkungan sekolah (MPLS) bagi siswa baru.

"Sekarang anak-anak masih memakai baju sekolah dari TK," tutur Irfan.

3. MPLS ini sejalan dengan Program Merdeka Belajar

ilustrasi siswa SD (unsplash.com/Syahrul Alamsyah Wahid)
ilustrasi siswa SD (unsplash.com/Syahrul Alamsyah Wahid)

MPLS ini sejalan dengan Program Merdeka Belajar, yaitu transisi yang menyenangkan dari PAUD atau TK ke SD. "Yang paling susah adalah bagaimana membuat anak-anak merasa bahwa pembelajaran di awal tidak terlalu berbeda dengan yang mereka dapatkan saat TK," ujarnya.

Selama MPLS, siswa akan berkenalan dengan kepala sekolah, guru, serta lingkungan sekolah, termasuk musala, toilet, dan ruang kelas. "Dengan begitu, ketika sudah mulai masuk sekolah, mereka sudah mengetahui semua ini," tutup Irfan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Kadal Unik Ini Terancam di Habitat Asli, tapi Jadi “Ancaman” di Jepang

08 Apr 2026, 04:00 WIBNews