Kubu Raya, IDN Times - Seekor penyu sisik, salah satu spesies penyu paling langka di dunia, akhirnya kembali mengarungi perairan Kalimantan Barat (Kalbar) setelah empat hari menjalani perawatan akibat tersangkut jaring nelayan.
Pelepasliaran penyu dilakukan di perairan utara Jungkat, Kabupaten Mempawah, menggunakan Kapal Pengawas Perikanan BI'LAO 02.
Perlahan, satwa yang sebelumnya dievakuasi dalam kondisi tubuh dipenuhi teritip itu berenang menjauh menuju habitat alaminya, menandai berakhirnya proses penyelamatan yang melibatkan sejumlah pihak.
