Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Seragam Gratispol Mulai DIbagikan ke Sekolah-Sekolah

Kota Samarinda
Seragam Gratispol Mulai DIbagikan ke Sekolah-Sekolah
Program Gratispol akan mulai dijalankan Juli 2025. (Dok. Disdikbud Balikpapan)
  • Pemprov Kalimantan Timur mulai menyalurkan perlengkapan seragam gratis Gratispol Pendidikan bagi siswa SMA/MA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta.
  • Paket berisi seragam putih abu-abu, topi atau jilbab, tas, dan sepatu; penyerahan perdana dilakukan kepada siswa kelas X SMA Negeri 10 Samarinda.
  • Distribusi bertahap menargetkan 63.548 paket untuk 576 sekolah, dengan pengadaan SMA dan SMK rampung akhir September serta penyaluran hingga pelosok mulai Oktober 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai menyalurkan paket perlengkapan seragam sekolah gratis bagi peserta didik SMA/MA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Kaltim. Program tersebut menjadi bagian dari Gratispol Pendidikan yang menyasar sekolah negeri maupun swasta.

Penyerahan perdana dilakukan secara simbolis oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud kepada siswa kelas X SMA Negeri 10 Samarinda di Kantor Gubernur Kaltim, Selasa (1/9/2026).

Paket perlengkapan yang diberikan terdiri atas seragam putih abu-abu, topi atau jilbab, tas, dan sepatu. Penyerahan turut dihadiri Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Armin, kepala sekolah dan guru SMA Negeri 10 Samarinda, serta perwakilan orang tua siswa.

“Terima kasih ya. Pak Kadis, Ibu Kepala Sekolah. Sudah selesai. Semoga semuanya sukses. Terus belajar ya,” kata Rudy dalam akun IG Pemprov Kaltim.

  1. 1. Program Gratispol Pedidikan unggulan di Kaltim

    Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin mengatakan program tersebut merupakan salah satu program unggulan Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji melalui Gratispol Pendidikan.

    Menurut dia, bantuan perlengkapan sekolah tersebut ditujukan untuk meringankan beban orang tua sekaligus mendorong siswa lebih bersemangat mengikuti pendidikan.

    “Ini adalah bentuk kepedulian yang tinggi Pemprov Kaltim kepada anak-anak dan para orang tua, supaya anak-anak kita semangat. Jadi beliau (Gubernur) memberikan semangat untuk belajar. Mudah-mudahan anak-anak kita menjadi sukses,” ujar Armin.

    Armin menyebut penyerahan simbolis oleh gubernur menjadi awal distribusi paket perlengkapan seragam ke seluruh kabupaten dan kota di Kaltim. Penyaluran dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan pengadaan dan kondisi wilayah.

    “Alhamdulillah, hari ini Pak Gubernur sudah menyerahkan secara simbolis pakaian seragam Gratispol kepada siswa-siswi di Kalimantan Timur. Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan melakukan distribusi secara bertahap,” katanya.

  2. 2. Distribusi seragam sekolah di Kaltim

    Giat Jum'at Perdana SMA Negeri 2 Balikpapan saat memasuki tahun 2023. (Dokumentasi SMA Negeri 2 Balikpapan)
    Ilustrasi pelajar SMA Negeri 2 Balikpapan saat memasuki tahun 2023. (Dokumentasi SMA Negeri 2 Balikpapan)

    Pada tahap awal, paket perlengkapan seragam telah disalurkan kepada tiga SMA negeri unggulan di Kaltim.

    Rinciannya, 355 paket untuk SMA Negeri 10 Samarinda, 144 paket untuk SMA Negeri 3 Tenggarong, dan 36 paket untuk SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

    Sementara untuk jenjang SLB, distribusi dijadwalkan mulai 2 September 2026. Sebanyak 851 paket akan disalurkan kepada peserta didik di 36 SLB se-Kaltim.

    Untuk jenjang SMK, pembagian perdana direncanakan mulai 4 September 2026 di Samarinda dan Balikpapan. Penyaluran tahap tersebut mencakup 14 sekolah dengan sekitar 3.700 siswa.

  3. 3. Proses distribusi seragam gratis dijadwalkan tuntas padaSeptember

    521340719_18376180000134196_4246486263471281892_n.jpg
    Gubernur Kaltim, Rudy Masúd. (Dok. Pemprov Kaltim)

    Armin mengatakan proses produksi dan pengadaan perlengkapan seragam untuk jenjang SMA dan SMK ditargetkan selesai pada akhir September 2026.

    Setelah seluruh perlengkapan tersedia, distribusi akan dilanjutkan secara bertahap mulai awal Oktober hingga menjangkau sekolah-sekolah di seluruh Kaltim, termasuk wilayah pelosok.

    “Semua target kita paling tidak akhir September sudah rampung. Karena ini bertahap, kita harus bawa ke daerah-daerah dan menyerahkannya di sana. Mudah-mudahan awal Oktober semua sudah sampai ke pelosok,” ujar Armin.

    Secara keseluruhan, program perlengkapan seragam sekolah gratis tersebut mencakup 34.389 paket untuk 332 sekolah SMA/MA, 28.308 paket untuk 208 SMK, dan 851 paket untuk 36 SLB.

    Program ini tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta di seluruh Kalimantan Timur.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More