Kejaksaan Negeri PPU Tangani 358 Perkara Pidana Umum

Kasus narkoba dan pelecehan seksual anak masih marak

Penajam, IDN Times - Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, mencatat sepanjang 2020-2021 menangani sebanyak 358 perkara pidana umum hasil pelimpahan dari kepolisian setempat.

"Kasus narkoba mendominasi di Kabupaten Penajam Paser Utara," ujar Kasi Pidana Umum atau Pidum Kejaksaan Penajam Paser Utara, Irawan di Penajam seperti dilansir dari Antara pada Sabtu (26/2/2022).

1. Kasus narkoba masih banyak

Kejaksaan Negeri PPU Tangani 358 Perkara Pidana Umumilustrasi narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Dia melihat kasus narkoba cukup banyak. Hal ini membuat jumlah kasus mencapai ratusan. 

"Mungkin karena Kabupaten Penajam Paser Utara daerah lintasan narkoba dari Malaysia ke Kalimantan Selatan, jadi cukup banyak kasus narkoba," tambahnya.

Kondisi Kabupaten Penajam Paser Utara yang banyak perkebunan membuat sebagian para pekerja memanfaatkan narkoba tersebut sebagai doping untuk bekerja.

"Rata-rata yang terkena kasus narkoba adalah pegawai pemerintahan kemudian pekerja perkebunan kelapa sawit," ucapnya.

Baca Juga: 300 Tenaga Kerja dari PPU Diterima pada Proyek Kilang Minyak Pertamina

2. Kasus kekerasan seksual

Kejaksaan Negeri PPU Tangani 358 Perkara Pidana Umumilustrasi kekerasan seksual (IDN Times/Aditya Pratama)

Selain itu, ada pula kasus kekerasan terhadap anak. Kasus perlindungan anak di Kabupaten Penajam Paser Utara diduga juga disebabkan para tersangka di area perkebunan sawit. Korbannya anak kandung atau keluarga terdekat.

"Kecamatan yang di area perkebunan sawit rawan, kadang pencabulan itu terjadi anak kandung, anak tiri dan keluarga dekat," kata Irawan. 

3. Kasus pencurian masih marak

Kejaksaan Negeri PPU Tangani 358 Perkara Pidana UmumIlustrasi pencurian (IDN Times/Mardya Shakti)

Kejaksaan Negeri Penajam Paser Utara menangani sebanyak 136 perkara pada 2020, dan pada 2021 sebanyak 222 kasus yang didominasi narkoba, perlindungan anak dan pencurian.

Selain perkara narkoba dan perlindungan anak, jelas Irawan, kasus pencurian juga mendominasi tiga tahun terakhir dan narkoba terus terjadi berulang-ulang.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Riko-Pemaluan di PPU, Terkendala DIPA Kemen PUPR 

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya