Akses Jalan Warga di Kariangau Lumpuh karena Tanah Longsor

Diduga akibat aktivitas pengerukan perusahaan

Balikpapan, IDN Times - Akses warga di RT 9 Kelurahan Kariangau Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) hampir lumpuh. Terjadi tanah longsor di jalanan tersebut sepanjang 40 meter, Jumat (8/4/2022) pagi ini. 

“Longsor kemungkinan terjadi subuh, warga sudah melihat tanah longsor, ada sekitar 40 meter jalan yang terjadi longsor,” terang Ketua RT 9 Kariangau Junaidi.

1. Ada aktivitas perluasan lokasi proyek perusahaan

Akses Jalan Warga di Kariangau Lumpuh karena Tanah LongsorJalan longsor di area Kelurahan Kariangau Balikpapan Kaltim, Jumat (8/4/2022). Foto istimewa

Junaidi mengatakan, warganya yang melaporkan adanya longsoran tanah di sepanjang jalan tersebut. Ia pun lantas melakukan pengecekan di tempat kejadian sekaligus melaporkan pada pihak kelurahan. 

Masyarakat belum mengetahui penyebab sebenarnya longsoran tanah di kawasan tersebut. Tetapi ada dugaan longsoran tanah tersebut disebabkan aktivitas pengerukan lahan untuk perluasan lokasi proyek PT Kutai Refenery Nusantara (KRN).

 

Mendapati laporan warga, Junaidi pun langsung menginformasikan kejadian tersebut ke pihak kelurahan dan pihak perusahaan untuk ditindaklanjuti. 

Baca Juga: Lonjakan Arus Mudik, Pelni akan Tambah Armada Kapal di Balikpapan

2. Pihak kelurahan langsung melakukan pengecekan

Akses Jalan Warga di Kariangau Lumpuh karena Tanah LongsorIlustrasi tanah longsor (IDN Times/Sukma Shakti)

Pihak Kelurahan bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang mendapat laporan langsung meninjau lokasi terjadinya longsor. Menurut Babinsa Kariangau, lokasi jalan ini merupakan program Karya Bakti yang dibuka oleh Kodim 0905/Balikpapan, yang dulunya diperuntukkan untuk akses jalan menuju perkampungan Teluk Waru dan bangunan eks Sekolah Dasar dan SMP Negeri 021 Kariangau.

“Sudah mulai di tangani dari pihak perusahaan, pak Babin sama Babinsa dan kelurahan sudah di TKP lakukan pengecekan,” terang Junaidi.

Selain jalan tanah, sebagian jalan yang longsor juga merupakan jalan cor, yang menggunakan anggaran APBD Kota Balikpapan. Jika penanganan longsor tersebut lambat dilakukan, dan terjadi hujan kembali diperkirakan akan terjadi longsor susulan yang mengancam tiang listrik dan telkom serta akses jalan terputus.

Selain itu ada sekitar 20 kepala keluarga (KK) yang selalu menggunakan akses jalan tersebut untuk beraktivitas.

3. Komunikasi dengan pihak perusahaan

Sementara itu, saat dikonfirmasi Camat Balikpapan Barat M Arif Fadhillah mengaku mendapat informasi dari Lurah Kariangau terkait longsor yang terjadi di jalan Teluk Waru RT 9 Kariangau.

“Saya juga baru dapat info Info dari Lurah, cuma longsornya saya lihat belum sampai ke jalan ya di pinggir jalan, nah tadi akan dilakukan komunikasi dengan pihak KRN,” timpal Arif.

Pihaknya memastikan akan menindak lanjuti melalui Lurah Kariangau yang akan melakukan komunikasi dengan pihak PT KRN. “Nanti kita mendengar dulu keterangan dari PT KRN seperti apa. Untuk akses jalan itu memang kan jalan penghubung yang kerap dilalui masyarakat. Untuk sementara masih bisa dilewati cuman lama kelamaan kan bisa membahayakan makanya Pak Lurah lagi koordinasi di lapangan,” tandasnya. 

Baca Juga: Kilang Balikpapan Ekspor Produk Bahan Bakar Kapal Kualitas Tinggi

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya