Wagub Kaltim Susuri Sungai Mahakam sebagai Potensi Wisata

Bersama para pengusaha wanita di Kaltim

Samarinda, IDN Times - Setelah dikukuhkan oleh Wakil Gubernur Kaltim, Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Kalimantan Timur (DPD Iwapi Kaltim) periode 2021-2026 yang diketuai Hj Ernawaty Gaffar beserta jajaran pengurus mengadakan silaturahmi di Kapal Wisata Pesut Bentong dengan menyusuri Sungai Mahakam, Senin (8/11/2021)

“Tentunya berbagai upaya yang dilakukan, salah satunya mempromosikan wisata susur Sungai Mahakam kepada keluarga maupun rekan kerja dimana pun berada. Bahkan jika perlu bisa membangun sektor pariwisata di daerah asal yang tentu saja menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, yang akan berdampak meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Hadi dalam akun Instagram Pemprov Kaltim. 

1. Para pengusaha wanita diminta investasi di sektor wisata

Wagub Hadi Mulyadi yang turut hadir dalam silaturahmi ini mengajak para wanita pengusaha yang tergabung dalam DPD Iwapi Kaltim agar bisa berperan aktif dalam memajukan sektor pariwisata Kaltim, selain tetap mengembangkan core business masing-masing.

Untuk itu, lanjut Hadi, diperlukan sinergi yang baik antara Iwapi dengan pemerintah atau stakeholder terkait dalam membaca peluang-peluang pengembangan usaha, khususnya di sektor pariwisata yang juga berkaitan erat dengan UMKM.

Baca Juga: Tiga Gembong Narkoba di Kaltim Dipindahkan ke Lapas Nusakambangan

2. Pengusaha wanita di Kaltim mayoritas berbasis UMKM

Wagub Kaltim Susuri Sungai Mahakam sebagai Potensi WisataIlustrasi UMKM (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Di mana anggota Iwapi cukup banyak yang berasal dari UMKM. Sebagai contoh usaha kerajinan souvenir khas Kaltim atau kabupaten/kota yang bisa dipasarkan seiring dengan pengembangan sektor pariwisata.

“Yang jelas harus jeli melihat peluang. Apalagi sektor pariwisata ini punya potensi luar biasa dan prioritas dalam pembangunan di Kaltim, sebagai salah satu alternatif penopang perekonomian Kaltim menggantikan migas dan batu bara. Jadi mari kita bersama-sama memberikan kontribusi dalam pembangunan Kaltim,” pungkasnya.

3. Pengukuhan DPD Iwapi Kaltim

Hadi Mulyadi mengukuhkan Dewan Pengurus Daerah Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPD Iwapi) Provinsi Kalimantan Timur Periode 2021-2026. Kepengurusan Iwapi Kaltim periode ini dipimpin Ernawaty Gaffar.

“Selamat kepada ikatan emak-emak pengusaha yang sangat luar biasa. Kemarin sudah sempat ekspor ya,” puji Hadi Mulyadi saat memberi sambutan usai pengukuhan di Ruang Ruhui Rahayu Kantor Gubernur Kaltim, Senin (8/11/2021).

Kepada seluruh anggota Iwapi Kaltim, Hadi berpesan agar mereka bisa menjadi para pengusaha wanita yang maju dan berkembang dengan orientasi.

Sebab kata Hadi, siapa pun yang bekerja dengan orientasi yang baik, maka hasilnya pasti akan jauh lebih baik. Sebaliknya, hasil akan jauh berbeda jika mereka bekerja tanpa orientasi.

4. Empat pesan bagi wanita pengusaha di Kaltim

Wagub Kaltim Susuri Sungai Mahakam sebagai Potensi WisataPeluncuran inisiatif #MelajuBersamaGojek yang digelar di Gedung Smesco, Jakarta Selatan pada Senin (10/8). Inisiatif #MelajuBersamaGojek merupakan keseluruhan upaya dan teknologi dalam ekosistem Gojek yang membantu UMKM lebih mudah menerapkan digitalisasi pada setiap langkah operasional bisnis sehari-hari, mulai dari pemasaran, pemesanan (pemrosesan order), pembayaran, pengiriman, hingga administrasi. Peluncuran ini juga sekaligus memperingati Hari Nasional UMKM Indonesia pada 12 Agustus 2020. (Dok. IDN Times)

Pada kesempatan itu, Wagub Hadi Mulyadi juga menitipkan 4 pesan bagi para wanita pengusaha. Yakni kaum ibu harus memahami kehidupan beragama, produktif dalam mendidik anak, mendukung kebaikan suami dan memberi manfaat bagi yang lain.

“Nah, Iwapi ini adalah bagian dari upaya kita memberi manfaat bagi orang lain. Membuka kesempatan kerja dan membuka rezeki juga bagi yang lain,” tutur Hadi.

Sementara Ketua DPD Iwapi Kaltim Hj Ernawaty Gafar mengungkapkan saat ini pihaknya sudah menampung tidak kurang dari 500 UMKM. Dia berharap Iwapi bisa terus berkiprah dalam pemberdayaan UMKM dan membantu peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Hanya 5 persen anggota Iwapi yang masuk dalam kategori pengusaha besar dan 85 persen lainnya masih UMKM. Ini yang harus kita angkat dan terus berdayakan dengan dukungan pemerintah dan BUMN,” ujar Ernawaty.

Baca Juga: Polisi Kembali Bongkar Praktik Investasi Bodong di Kaltim

Topik:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya