Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Yogurt Cake ala Diet: Lezat, Praktis, dan Tetap Ramah Kalori

Yogurt Cake ala Diet: Lezat, Praktis, dan Tetap Ramah Kalori
ilustrasi yogurt cake (pexels.com/Kezia Lynn)

Yogurt cake menjadi salah satu pilihan camilan sehat yang populer, terutama bagi mereka yang menjalani pola makan diet. Kue ini dikenal bebas gluten karena tidak menggunakan tepung terigu, serta memiliki bahan yang lebih sederhana dan rendah kalori.

Meski tergolong ramah diet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar yogurt cake tetap lezat tanpa mengganggu pola makan. Berikut tips yang bisa diterapkan:

1. Gunakan Greek yogurt atau plain yogurt

ilustrasi semangkuk yogurt
ilustrasi semangkuk yogurt (pixabay.com/Profet77)

Jenis yogurt yang digunakan sangat berpengaruh terhadap hasil akhir kue. Disarankan memilih Greek yogurt atau plain yogurt karena memiliki kandungan protein lebih tinggi dan kadar gula lebih rendah.

Hindari yogurt dengan varian rasa karena umumnya mengandung gula tambahan. Pastikan juga untuk membaca label komposisi pada kemasan sebelum membeli.

2. Pastikan telur dalam kondisi segar

ilustrasi telur segar
ilustrasi telur segar (pexels.com/Klaus Nielsen)

Telur berfungsi memberikan tekstur sekaligus rasa pada yogurt cake. Gunakan telur yang masih segar untuk menghindari bau amis yang terlalu kuat.

Jika diperlukan, tambahkan sedikit ekstrak vanila untuk memberikan aroma yang lebih harum dan menutupi bau telur. Gunakan secukupnya agar tidak terlalu dominan.

3. Perhatikan tekstur dan bahan tambahan

kiwi yogurt cake
ilustrasi kiwi yogurt cake (vecteezy.com/arcadesign)

Untuk mendapatkan tekstur yang pas, tambahkan bahan seperti maizena atau tepung tapioka. Bahan ini membantu membuat kue lebih lembut dan tidak terlalu padat.

Perpaduan yogurt, telur, dan bahan pengikat ini akan menghasilkan tekstur yang ringan namun tetap mengenyangkan.

4. Pakai pemanis alami jika diperlukan

ilustrasi stevia
ilustrasi stevia (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Karena tidak menggunakan banyak gula, rasa yogurt cake cenderung tidak terlalu manis. Jika ingin menambah rasa manis, gunakan pemanis alternatif seperti gula diet atau stevia.

Gunakan dalam jumlah terukur agar rasa tetap seimbang dan tidak berlebihan. Pastikan juga adonan diaduk rata agar manisnya merata.

5. Nikmati bersama buah segar

peach yogurt cake
ilustrasi peach yogurt cake (vecteezy.com/Oleksii Shtandarov)

Jika ingin menghindari gula tambahan, buah segar bisa menjadi solusi. Selain mempercantik tampilan, buah juga memberikan rasa manis alami yang menyegarkan.

Pilih buah sesuai selera, seperti stroberi, blueberry, atau pisang. Buah segar juga memberikan nilai gizi tambahan pada kue.

6. Makan dalam porsi secukupnya

ilustrasi yogurt cake potong
ilustrasi yogurt cake potong (pixabay.com/nobu sato)

Meski lebih sehat, yogurt cake tetap perlu dikonsumsi dalam porsi yang wajar. Hindari makan berlebihan agar pola diet tetap terjaga.

Dengan porsi yang tepat, kamu tetap bisa menikmati camilan ini tanpa rasa bersalah.

7. Simpan dengan cara yang benar

lemon yogurt cake
ilustrasi lemon yogurt cake (vecteezy.com/Ahmad Juliyanto)

Jika masih tersisa, simpan yogurt cake dalam wadah kedap udara dan letakkan di dalam kulkas. Dengan penyimpanan yang baik, kue bisa bertahan selama beberapa hari.

Yogurt cake bisa menjadi pilihan camilan sehat yang lezat dan praktis. Dengan memperhatikan bahan dan cara pengolahan, kamu tetap bisa menikmati kue tanpa mengganggu program diet yang sedang dijalani.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest Food Kalimantan Timur

See More

Menu Praktis Pagi Hari: Oatmeal Pisang dan Kacang Mete, Lezat dan Bergizi!

11 Apr 2026, 04:00 WIBFood