Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Balikpapan Ditargetkan Sentuh Herd Immunity 70 Persen Minggu Depan

Balikpapan Ditargetkan Sentuh Herd Immunity 70 Persen Minggu Depan
Default Image IDN

Balikpapan, IDN Times - Melandainya pandemik COVID-19 di Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) juga membawa dampak baik dalam proses vaksinasinya. Diketahui herd immunity di Balikpapan yang sudah tercapai saat ini sudah berada di angka 66 persen dari 75 persen yang ditargetkan.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty, untuk segera mencapai target tersebut, diperkirakan jumlah vaksin yang dibutuhkan sebanyak 40 ribu lebih dosis. 

"Kita kan di Balikpapan untuk mencapai 1 persennya membutuhkan 5.400, untuk menyentuh angka 70 persen perlu 20 ribu dosis," terang Dio, sapaan Andi Sri Juliarty, saat ditemui di BSCC Dome siang tadi, Rabu (20/10/2021)

1. Target herd immunity minggu depan

Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty (IDN Times/ Fatmawati)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty (IDN Times/ Fatmawati)

Saat ini, kata Dio, pihaknya mengupayakan terlebih dahulu agar herd immunity menyentuh angka 70 persennya. Dirinya memperkirakan, target itu bisa tercapai minggu depan, dengan menyiapkan 20 ribu lebih vial dosis vaksin.

Yang membuat dirinya yakin target tersebut tercapai, karena adanya dukungan program vaksinasi dari TNI-Polri yang dalam waktu dekat akan menggelar vaksinasi secara besar-besaran.

"TNI-Polri akan gelar vaksinasi berturut-turut tanggal 22, 23, dan 26," ucap dia.

Lanjutnya, diharapkan program tersebut bisa mendukung Dinkes Kota Balikpapan, di samping program pihaknya juga tetap berjalan. 

2. Vaksin ODGJ terpusat di Samarinda

Ilustrasi ODGJ saat vaksinasi COVID-19 di Banten (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Ilustrasi ODGJ saat vaksinasi COVID-19 di Banten (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Vaksinasi yang digencarkan saat ini tak main-main. Terkini, pemerintah juga mulai menjalankan secara luas pemberian vaksinasi kepada kelompok disabilitas dan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ). Di Kaltim sendiri, penyuntikan vaksin dipusatkan di Rumah Sakit Jiwa Atma Husada, Samarinda

Termasuk ODGJ Balikpapan, yang selama ini diketahui selalu dialihkan ke rumah sakit tersebut. 

"Kalau yang di jalan (ODGJ) kami perlu koordinasi lagi dengan Dinsos untuk datanya," kata dia.

Sementara vaksinasi disabilitas, pihaknya saat ini menyasar ke sekolah luar biasa (SLB) yang ada di Balikpapan. Besok, sebanyak 50 anak SLB akan menerima vaksin di Puskesmas Sepinggan.

3. Dinkes serahkan data vaksin anak sekolah ke Disdik

Ilustrasi vaksinasi pelajar ANTARA FOTO/Arnas Padda
Ilustrasi vaksinasi pelajar ANTARA FOTO/Arnas Padda

Selain vaksinasi yang disebutkan di atas, pemerintah juga tetap fokus memberikan vaksinasi kepada anak sekolah, yang tentunya paling membutuhkan di masa sokolah tatap muka saat ini. Dio menyebutkan, dari data yang dihimpun pihaknya, rata-rata usia pelajar yang sudah menerima vaksin antara 12-17 tahun. 

Tetapi secara spesifik, dirinya menyerahkan pengumpulan data tersebut kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) baik kota maupun provinsi. 

"Karena anak-anak ini banyak yang tidak vaksin di kami. Ada yang ikut orang tuanya juga," terangnya.

Jadi, terusnya, jika ingin mengetahui data real dari proses vaksinasi pelajar, Dio mengarahkan, agar pihak Disdik Balikpapan bisa mengumpulkan data tersebut dari guru-guru tiap sekolah.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Kadal Unik Ini Terancam di Habitat Asli, tapi Jadi “Ancaman” di Jepang

08 Apr 2026, 04:00 WIBNews