Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Banjir yang Terjadi di 33 Ruas Jalan Samarinda

Kota Samarinda
Banjir yang Terjadi di 33 Ruas Jalan Samarinda
Ilustrasi banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Samarinda di Kalimantan Timur (Kaltim) saat ini sedang memantau dan melakukan upaya penanganan banjir di 33 ruas jalan di kota yang berjuluk kota tepian. Lokasinya yang terdampak dari hujan berintensitas sedang-lebat, tercatat info terkini pada Senin (1/5) pukul 19.10 Wita.

“Sementara ini ada 33 ruas jalan di Samarinda yang tercatat banjir dengan debit air antara 10-35 sentimeter, saat ini kami  terus pantau bersama petugas di lapangan, dan monitor dari para lurah yang langsung di laporkan ke kami,” terang Kepada BPBD Samarinda Suwarso dilaporkan Antara di Samarinda, Senin (1/5/2023).

  1. 1. Banjir merata di semua kecamatan Samarinda

    Ilustrasi banjir. Foto banjir
    Ilustrasi banjir. Foto banjir

    Ia mengamati banjir tersebut hampir merata di semua kecamatan, namun yang terparah berada di wilayah Kecamatan Samarinda Ulu dan juga Sungai  Kunjang, serta Samarinda Kota.

    Lanjutnya, untuk wilayah Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, saat ini dari pantauan petugas, tidak begitu mengkhawatirkan, dan berharap tidak ada dampak yang serius.

    “Untuk wilayah Kelurahan Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Alhamdulillah saya pantau dari laporan Lurah bahwa hanya terjadi guntur saja dan hujan sudah mulai reda,” ucap Suwarso.

    Dia meneruskan arahan dari Wali Kota Samarinda, untuk senantiasa berkoordinasi antar perangkat daerah terkait, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR), BPBD, dan Satpol PP, agar segera bergerak membantu masyarakat, terutama daerah kebanjiran, seperti Jalan Mugirejo dan Jalan Damanhuri dekat Terminal bus Arafat dalam.

  2. 2. Warga diminta jangan melintas

    Ilustrasi banjir. Foto banjir
    Ilustrasi banjir. Foto banjir

    Diimbau kepada warga Samarinda agar bertahan dulu jangan melintas jalan, karena bisa mengakibatkan kemacetan, selain itu akan berdampak pada rusaknya mesin kendaraan.

    “Terutama saya lihat di daerah Jalan Flamboyan Kecamatan Sungai Kunjang yang arusnya cukup deras,  kemudian menyeru agar barang penting mesti dinaikkan, apalagi barang elektronik harus cepat diamankan,” seru Suwarso.

    Berdasarkan informasi sampai 19.18  Wita, katanya, sampai kini belum ada longsor dan pohon tumbang. Yang terjadi masih genangan dan arus deras termasuk di Stadion Palaran.

    “Saya tak menyangka sedalam itu, dan Ini kan belum bisa monitor langsung, termasuk situasi arus deras dan akses, beberapa waktu ini akan kita update lagi,” imbuhnya.

  3. 3. Personel diturunkan dan mengumpulkan data

    Tim SAR gabungan mengevakuasi warga yang terjebak banjir di perumahan Ciledug Indah 1, Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
    Tim SAR gabungan mengevakuasi warga yang terjebak banjir di perumahan Ciledug Indah 1, Tangerang, Banten. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

    Beberapa personel sudah diturunkan dan sedang mengumpulkan data yang dibutuhkan masyarakat. Apalagi ini kan arus balik harus segera disampaikan supaya lebih waspada biar bisa mencari alternatif lain. Sampai saat ini kendala belum ada pengatur lalu lintas di jalanan.

    “Mudahan tidak ada korban, rumah yang terdampak, yang punya motor dan barang rumah tangga yang mengapung agar diamankan. Lebih baik di rumah dulu monitor sambil mengamankan barang, lalu yang melintas supaya menepi, ketimbang berkendara saat banjir, itu berisiko,” harap Suwarso.

    Ia menyampaikan, jika ada yang perlu bantuan terkait dampak banjir, mohon hubungi Call Center Pusdalops-PB BPBD Kota Samarinda,  nomor telepon yakni 0541-2089-891 dan bisa juga melalui WhatsApp dengan nomor 0811-5537-007.

  4. 4. Lokasi terpantau banjir di Samarinda

    Warga memindahkan barang berharga dari genangan banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Minggu (17/11/2019). Tingginya intensitas hujan sejak sepekan terakhir menyebabkan ratusan rumah warga dan ratusan hektar perkebunan di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireun, Aceh Barat, dan Kota Langsa terendam banjir dengan ketinggian 20 sampai 130 cm. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pd.
    Warga memindahkan barang berharga dari genangan banjir di Desa Pasi Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat, Aceh, Minggu (17/11/2019). Tingginya intensitas hujan sejak sepekan terakhir menyebabkan ratusan rumah warga dan ratusan hektar perkebunan di Kabupaten Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Utara, Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Tengah, Bireun, Aceh Barat, dan Kota Langsa terendam banjir dengan ketinggian 20 sampai 130 cm. ANTARA FOTO/Syifa Yulinnas/pd.

    Ada pun 33 lokasi yang Terpantau tergenang banjir di Kota Samarinda sebagai berikut:

    1. Simpang Pasundan
    2. Flyover Juanda
    3. Jalan Ekonomi Kel. Loa Buah
    4. Jalan D.I. Panjaitan (Simpang Alaya)
    5. Jalan Damai
    6. Jalan Awang Long
    7. Jalan Flamboyan
    8. Jalan Jakarta ( Ring Road Dekat Simpang )
    9. Jalan M. Said
    10. Jalan Kapten Soedjono
    11. Jalan Damanhuri
    12. Kompleks Stadion Palaran
    13. Jalan P. Suryanata
    14. Jalan Jenderal Sudirman
    15. Jalan K.S. Tubun
    16. Jalan Untung Suropati
    17. Jalan Slamet Riyadi
    18. Jalan Muhajidin
    19. Jalan Adam Malik
    20. Jalan Cipto Mangunkusumo
    21. Jalan Harun Nafsi
    22. Jalan Sejati
    23. Jalan Trikora
    24. Jalan Rapak Indah
    25. Jalan Rapat Dalam
    26. Jalan Cendana
    27. Jalan Tengkawang
    28. Jalan Basuki rahmat
    29. Jalan Abul Hasan
    30. Jalan Diponegoro
    31. Jalan Merbabu
    32. Jalan Katamso
    33. Jalan Saman hudi
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More