Dejan-Apriyani Beri 16 Poin, Wakil Chinese Taipei Tak Berkutik

Pontianak, IDN Times - Dejan Ferdinansyah-Apriyani Rahayu mengawali perjuangannya di Polytron Pontianak International Challenge 2026 dengan kemenangan meyakinkan. Ganda campuran Indonesia itu hanya memberikan 16 poin kepada wakil Chinese Taipei, Lin Ting Yu/Tsai Ruo Lin.
Bertanding di GOR Terpadu Ayani, Pontianak, Kamis (27/8/2026), Dejan-Apriyani tampil dominan sejak awal pertandingan. Mereka langsung mengambil kendali permainan dan membuat pasangan Chinese Taipei kesulitan mengembangkan pola permainan.
1. Raih kemenangan telak 21-5

Internasional Challenge 2026 digelar di Pontianak. (IDN Times/Teri). Pada gim pertama, Dejan-Apriyani tidak memberikan banyak ruang kepada lawan. Tekanan yang konsisten membuat mereka mampu mengamankan kemenangan 21-11.
Memasuki gim kedua, dominasi pasangan Indonesia semakin terlihat. Dejan-Apriyani terus menjaga tempo permainan, sementara Lin Ting Yu-Tsai Ruo Lin semakin kesulitan mengejar perolehan angka.
Dejan-Apriyani akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan telak 21-5. Secara keseluruhan, pasangan Indonesia hanya kehilangan 16 poin dari dua gim.
2. Kemenangan saat ini hasil evaluasi dari Taipei

Apriyani/Dejan butuh waktu 3 pekan perbaiki permainan. (IDN Times/Teri). Apriyani menyebut kemenangan tersebut menjadi hasil positif setelah dirinya bersama Dejan melakukan sejumlah evaluasi dari penampilan mereka sebelumnya di Taipei.
“Alhamdulillah, dengan hasil hari ini kami memenangkan pertandingan dengan baik. Ini debut kedua kami. Dari Taipei kemarin kami ada evaluasi juga dan sekarang kami coba untuk diterapkan, dan berjalan dengan baik,” ujar Apriyani.
Menurut Apriyani, hasil latihan dan evaluasi yang dilakukan setelah tampil di Taipei mulai terlihat dalam pertandingan kali ini.
3. Butuh waktu tiga pekan

Pertandingan Internasional Challenge 2026. (IDN Times/Teri). Sementara itu, Dejan menambahkan, keduanya memiliki waktu sekitar tiga pekan sejak tampil di Taipei untuk memperbaiki sejumlah kekurangan dalam permainan.
“Terakhir kemarin kita memang pertandingan di Taipei dan ini ada tiga minggu dari Taipei sampai ke sini. Memang ada beberapa PR yang kita perbaiki juga di latihan,” kata Dejan.
Ia menilai kemenangan tersebut tidak lepas dari kemampuan mereka menjalankan pola permainan yang telah dipersiapkan selama latihan.
“Tadi Alhamdulillah juga bermain coba pola-pola kita dan dijalankan dengan baik. Hari ini kita fokus dan saya rasa memang lebih unggul daripada mereka, jadi kita bisa konsisten,” tuturnya.
Kemenangan telak tersebut menjadi modal penting bagi Dejan-Apriyani untuk melanjutkan perjalanan di Polytron Pontianak International Challenge 2026. Keduanya selanjutnya akan kembali mengevaluasi penampilan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.














