Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bontang Terapkan Belajar Mengajar Daring, MBG Dihentikan Sementara
Ilustrasi belajar online (pexels.com/Katerina Holmes)
  • Program Makan Bergizi Gratis di Bontang dihentikan sementara mengikuti penerapan Pembelajaran Jarak Jauh akibat kabut asap, bukan karena kendala anggaran atau logistik.
  • Penyaluran MBG masih berlangsung di sebagian sekolah pada hari ini karena sejumlah siswa tetap masuk dan makanan telah disiapkan; SPPG berkoordinasi dengan sekolah.
  • PJJ dijadwalkan 18–19 September 2026, sementara MBG dihentikan di sekolah terdampak hingga evaluasi kualitas udara menentukan keamanan pembelajaran tatap muka.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bontang, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang, Kalimantan Timur, dihentikan sementara menyusul penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) akibat kabut asap.

“Pada dasarnya penyaluran Program MBG mengikuti edaran dari pemkot setempat,” kata Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Bontang Surya Dwi Saputra dilaporkan ANtara di Bontang, Kamis (17/9/2026).

Penghentian penyaluran MBG tersebut bukan disebabkan persoalan anggaran maupun logistik, lanjunya, tetapi menyesuaikan kebijakan pembelajaran yang diberlakukan Pemkot Bontang.

1. Penyaluran MBG disesuaikan dengan kondisi di lapangan

Sejumlah siswi SMP IT Al Fateeh Tahfidz dan Entrepreneur, Pedurungan Semarang mengonsumsi masakan MBG. (IDN Times/bt)

Dia menyampaikan ketika siswa tidak lagi mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, penyaluran MBG juga disesuaikan. BGN telah menerima draf surat edaran terkait penerapan PJJ di Bontang.

Kebijakan PJJ diterapkan menyusul kondisi kualitas udara Bontang yang terdampak kabut asap. Kebijakan tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan siswa akibat paparan udara yang buruk.

Surya menjelaskan penyaluran MBG pada hari ini masih berlangsung di sejumlah sekolah. Hal itu karena sebagian siswa masih mengikuti pembelajaran tatap muka dan makanan untuk hari tersebut telah dipersiapkan sebelumnya.

“Untuk penyaluran MBG hari ini masih dilakukan, karena sebagian siswa juga masih masuk sekolah dan makanan sudah siap dibagikan,” ujarnya.

2. Koordinasi antara SPPG dan pihak sekolah

Menu MBG kebab ayam yang dikonsumsi para siswa. (IDN Times/Muhammad Nasir)

Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Bontang juga terus berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk menyesuaikan distribusi berdasarkan kondisi di lapangan.

Berdasarkan draf surat edaran yang diterima BGN, PJJ dijadwalkan berlangsung selama dua hari yakni Jumat (18/9/2026) hingga Sabtu (19/9/2026). Selama periode tersebut, penyaluran MBG di sekolah terdampak ditiadakan sementara.

3. Evaluasi sistem penyaluran MBG

MBG Watch lakukan aksi di depan BGN, Jumat (11/9/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Setelah masa PJJ berakhir, Pemkot Bontang akan mengevaluasi kondisi kualitas udara sebelum menentukan apakah pembelajaran tatap muka dapat kembali dilaksanakan.

Evaluasi tersebut akan mempertimbangkan hasil pengukuran Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di wilayah Bontang.

Surya menegaskan penghentian penyaluran MBG hanya bersifat sementara. Program akan kembali disalurkan setelah kegiatan pembelajaran tatap muka dinyatakan aman dan sekolah kembali menerima siswa.

“Jadi kami menunggu penetapan dari pemerintah daerah,” katanya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article