Kutim, IDN Times - Masyarakat Adat Dayak Basap di Kecamatan Karangan, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, terus menjaga hutan dari kerusakan dan kebakaran melalui ritual adat.
Kepala Adat Dayak Basap Karangan, Fadli, mengatakan ritual tersebut menjadi bentuk penyampaian suara hati masyarakat adat atas berbagai persoalan yang mereka hadapi, terutama terkait wilayah dan hak adat.
“Ritual merupakan bentuk suara hati kami, yang selama ini merasa tertekan oleh pihak-pihak yang masuk dan mengambil hasil bumi kami,” ujar Fadli diberitakan Antara di Sangatta, Selasa (1/9/2026).
