Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Habitat Terbakar, 12 Bekantan Mati dalam Karhutla di HSS

Kota Banjarbaru
Habitat Terbakar, 12 Bekantan Mati dalam Karhutla di HSS
Karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK
  • BKSDA Kalsel mengonfirmasi sekitar 12 bekantan mati akibat karhutla di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.
  • Kebakaran juga menyebabkan satu ular piton dan satu king kobra terbakar, sementara satwa lain masih dipantau.
  • Sekitar 80 persen lahan di kawasan tersebut terbakar, termasuk wilayah jelajah bekantan yang habitatnya telah terfragmentasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan mengonfirmasi sekitar 12 ekor bekantan mati akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di habitatnya di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).

Kepala BKSDA Kalsel Agus Ngurah Krisna mengatakan laporan mengenai bekantan yang terdampak karhutla diterima pada Minggu (13/9) dari petugas pemadam kebakaran HSS dan masyarakat.

"Dari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut. Namun, jumlah itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut," kata Agus kepada ANTARA di Banjarmasin, Senin (14/9/2026).

  1. 1. Hewan yang mati terbakar karhutla

    potret bekantan primata endemik Kalimantan (unsplash.com/Tim Morgan)
    potret bekantan primata endemik Kalimantan (unsplash.com/Tim Morgan)

    Selain bekantan, kebakaran juga menyebabkan satu ekor ular piton dan satu ekor king kobra ikut terbakar.

    "Jadi, ada 12 ekor bekantan ya, kurang lebih, serta satu ekor ular piton dan satu ekor king kobra ikut terbakar," ujarnya.

  2. 2. Habitat satwa lain

    IMG-20260821-WA0069.jpg.jpeg
    Karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK

    Agus mengatakan kawasan tersebut juga menjadi habitat satwa lain, seperti lutung atau hirangan dalam bahasa lokal serta monyet ekor panjang. Keberadaan satwa-satwa tersebut masih dipantau tim BKSDA Kalsel.

    Kebakaran terutama melanda kawasan milik masyarakat. Sekitar 80 persen lahan di kawasan tersebut terbakar, sedangkan tanah desa dilaporkan aman dari kebakaran.

  3. 3. Jalur pergerakan satwa

    IMG-20260821-WA0057.jpg.jpeg
    Ilustrasi karhutla di Desa Pengalaman Kec Marapura Barat Kabupaten Banjar, Jumat (21/8/2026). Foto KLHK

    Bekantan yang ditemukan mati berada di kawasan milik masyarakat. Menurut Agus, kedua kawasan tersebut merupakan bagian dari wilayah jelajah bekantan yang digunakan sebagai jalur pergerakan satwa.

    Namun, habitat bekantan di kawasan itu telah terfragmentasi dan tidak membentuk satu hamparan ekosistem yang menyatu.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More