Banjarmasin, IDN Times - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan mengonfirmasi sekitar 12 ekor bekantan mati akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di habitatnya di Desa Balimau, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Kepala BKSDA Kalsel Agus Ngurah Krisna mengatakan laporan mengenai bekantan yang terdampak karhutla diterima pada Minggu (13/9) dari petugas pemadam kebakaran HSS dan masyarakat.
"Dari keterangan Kepala Desa Balimau terdapat sekitar 60 ekor bekantan di kawasan tersebut. Namun, jumlah itu masih perlu diverifikasi BKSDA melalui pemantauan lapangan setelah kebakaran melanda habitat satwa dilindungi tersebut," kata Agus kepada ANTARA di Banjarmasin, Senin (14/9/2026).
