Banjarmasin, IDN Times - Volume sampah di Kota Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) mencapai 400 hingga 500 ton per hari. Dari jumlah itu, hanya ada 28 persen yang berhasil didaur ulang dari Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse dan Recycle (TPS3R) dan bank sampah.
Sementara sebagian besar sampah itu dibuang dan menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, Banjarmasin Selatan. Hal itu pun membuat TPA milik Pemkot Banjarmasin itu terancam ditutup karena volume sampah yang terlampau banyak dan minimnya lahan TPA.
