Pontianak, IDN Times - Proses investigasi jatuhnya helikopter PK-CFX di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, menghadapi sejumlah kendala teknis. Salah satunya, helikopter tersebut tidak dilengkapi perangkat perekam data penerbangan atau black box seperti pada pesawat komersial.
Perwakilan investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi, Dian Saputra, menjelaskan bahwa helikopter tipe EC130 T2 memang tidak memiliki Flight Data Recorder (FDR) maupun Cockpit Voice Recorder (CVR).
“Untuk tipe helikopter PK-CFX ini tidak memiliki black box sebagaimana pesawat besar, baik FDR maupun CVR. Jadi tidak ada perekam percakapan maupun data penerbangan secara lengkap,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).
