Pontianak, IDN Times - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan Barat (Kalbar) tak hanya mengancam kesehatan fisik, tetapi juga berpotensi memengaruhi kesehatan mental masyarakat.
Kekhawatiran terhadap bahaya asap, terganggunya aktivitas sehari-hari, hingga informasi mengenai warga yang mengalami sesak napas dan meninggal dunia dapat memicu kecemasan. Kondisi tersebut bahkan berpotensi memunculkan kembali gangguan kecemasan yang sebelumnya pernah dialami seseorang.
Dokter di Pontianak, dr. Firman, Certified Hypnotherapist dan NLP Master Practitioner, mengatakan situasi lingkungan yang mengancam kesehatan dapat memengaruhi kondisi psikologis masyarakat.
