Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Selain digunakan untuk berkomunikasi dan berbagi aktivitas, berbagai platform digital kini juga menjadi tempat seseorang menampilkan gaya hidup, pencapaian, hingga barang-barang yang dimiliki.
Fenomena tersebut dikenal dengan istilah flexing, yaitu kebiasaan memamerkan kekayaan, prestasi, atau gaya hidup mewah di media sosial. Meski kerap menuai pro dan kontra, tren ini masih terus berkembang dan dilakukan oleh banyak orang.
Lantas, apa yang membuat seseorang gemar melakukan flexing? Berikut lima alasan yang paling umum.
