Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rp20 Miliar Digelontorkan, Irigasi Pertanian PPU Digenjot
Ilustrasi lahan pertanian di Kecamatan Babulu, PPU (IDN Times/Ervan)

Penajam, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalokasikan bantuan keuangan sekitar Rp20 miliar untuk memperkuat infrastruktur pengairan atau irigasi pertanian di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepala Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) PPU, Weliam Yunior, mengatakan dana tersebut digunakan untuk sembilan paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah lokasi.

“Bantuan ini untuk sembilan paket pekerjaan pengairan di lokasi berbeda,” ujarnya diberitakan Antara, Jumat (17/4/2026).

1. Infrastruktur irigasi di PPU

Aktivitas petani PPU di lahan pertanian miliknya (IDN Times/Ervan)

Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan dan peningkatan infrastruktur irigasi di Kecamatan Waru dan Kecamatan Babulu.

Di Kecamatan Waru, terdapat empat paket pekerjaan berupa pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang berlokasi di Kelurahan Waru dan Desa Sesulu.

2. Lima paket pembangunan irigasi di PPU

Ilustrasi lahan pertanian di Kecamatan Babulu, PPU (IDN Times/Ervan)

Sementara di Kecamatan Babulu, lima paket pekerjaan meliputi pembangunan irigasi di Desa Labangka Barat, Desa Babulu Darat, dan Desa Gunung Mulia, serta pembangunan pintu air di Desa Gunung Makmur. Proyek di wilayah ini juga mencakup pembangunan saluran pembuangan.

Weliam menjelaskan, saat ini tujuh paket pekerjaan telah memasuki tahap lelang, sementara dua lainnya sudah masuk tahap penandatanganan kontrak.

3. Distribusi air untuk pertanian di PPU

ilustrasi pertanian dan irigasi (Unsplash/Marc Hastenteufel)

Pemerintah daerah terus mendorong peningkatan layanan jaringan irigasi guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian berjalan optimal. Langkah ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas petani di PPU.

Ia pun optimistis seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu pada tahun anggaran berjalan, meskipun di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Editorial Team