Balikpapan, IDN Times - Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji menyoroti ketimpangan akses pabrik kelapa sawit (PKS) yang masih dihadapi pekebun rakyat. Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian untuk menciptakan tata niaga sawit yang lebih adil.
Hal itu disampaikan Seno Aji saat membuka 9th Borneo Forum 2026 yang digelar Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Cabang Kalimantan Timur di Ballroom Platinum Hotel Balikpapan, Kamis (6/8/2026).
Menurut Seno, ketimpangan terjadi karena sebagian besar pekebun rakyat belum memiliki PKS sendiri. Kondisi tersebut membuat mereka bergantung pada fasilitas pengolahan milik perusahaan perkebunan.
“Kebun rakyat umumnya tidak memiliki pabrik kelapa sawit sendiri. Karena itu, forum ini diharapkan dapat membahas dan mengakomodasi berbagai solusi, termasuk tata cara dan standar operasional pendirian pabrik kelapa sawit nonkebun di daerah masing-masing,” ujar Seno dalam akun IG Pemprov Kaltim.