TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Modal Obeng, Maling Bobol Puluhan Rumah di Balikpapan

Tersangka beraksi selama 30 menit di dalam rumah

Tersangka kasus pencurian dengan pemberata digelandang petugas kepolisian di Mapolda Kaltim. IDN Times/Surya Aditya

Balikpapan, IDN Times – Spesialis pencurian dengan pemberatan (curat), Edi Susanto atau ES (46), dibekuk jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Polda Kaltim. Ia ditangkap setelah mencuri di 20 lokasi berbeda di Balikpapan.

Wakil Direktur Reskrimum Polda Kaltim, AKBP Sumaryono mengatakan, berdasarkan keterangan yang dihimpun pihaknya, ciri-ciri pelaku kasus curat ini mengarah ke ES.

Warga Kelurahan Baru Ilir, Balikpapan Barat, itu pun ditangkap Tim Opsnal Jatanras Dit Reskrimum Polda Kaltim di kediamannya tanpa perlawanan. “Tersangka berhasil kami amankan pada 15 Oktober 2019,” katanya kepada wartawan, Selasa (29/10).

Baca Juga: Perampokan Puluhan Juta di Balikpapan, Korban Disekap dan Dianiaya

1. Polisi terima banyak laporan pencurian

Wadir Reskrimum Polda Kaltim, AKBP Sumaryono. IDN Times/Surya Aditya

Lebih jauh, Sumaryono menerangkan, terungkapnya kasus ini lantaran banyaknya laporan pencurian yang diterima pihaknya. Setelah mendapat laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan awal.

“Bertubi-tubi laporan pencurian kami terima dari masyarakat, kemudian kami tindak lanjuti dengan investigasi,” sebut perwira melati dua di pundak itu.

2. Tersangka incar barang-barang yang bisa cepat dijual

Jajaran Polda Kaltim memperlihatkan barang bukti hasil kejahatan. IDN Times/Surya Aditya

Hasil pemeriksaan sementara, Sumaryono membeberkan, mencuri sudah ES lakukan sejak setahun belakangan ini. Dalam setahun itu dia sudah mencuri di puluhan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda di Balikpapan.

“Jadi dugaan kejadian ini lebih dari 20 kasus, namun yang laporan yang kami terima baru empat kasus,” bebernya.

Adapun modus operandi yang digunakan, ES mencongkel pintu rumah korbannya menggunakan obeng. Setelah itu ia masuk ke dalam dan mencuri barang-barang berharga yang di dalam rumah korbannya.

“Barang-barang yang dicuri seperti handphone dan laptop. Tersangka mencari barang-barang yang cepat dijual. Ketika beraksi maksimal 30 menit di dalam rumah korbannya,” ungkap Sumaryono.

Baca Juga: Korban Dipukul Pakai Linggis, Hendra Merampok Demi Puaskan Nafsu

Berita Terkini Lainnya