Comscore Tracker

Balikpapan Optimis Belajar Langsung, Herd Immunity Tembus 85 Persen

SMP bisa Pilih Daring atau PTM, SD bisa gabungan

Balikpapan, IDN Times - Kota Balikpapan Kalimantan Timur (Kaltim) sedang menggelar sejumlah agenda pendidikan dari ujian sekolah SD hingga penilaian akhir tahun (PAT) siswa kelas VII dan VIII SMP. Agenda pendidikan ini dilaksanakan sejak 24 hingga 31 Mei nanti. 

PAT siswa ini diikuti sebanyak 20.184 siswa dari SMP negeri (23) dan swasta (42) se Balikpapan. Pelaksanaannya pun berdasarkan kuisioner sebelumnya sudah diberikan pada orangtua siswa. 

"Dari hasil kuisioner tersebut, kita per hari ini juga melaksanakan simulasi pelaksanaan PAT dan ujian. Dari 75 sekolah tersebut 36 sekolah SMP melaksanakan PAT daring full. Dengan jumlah siswa 17.301 siswa atau 86 persen," sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Muhaimin dalam rilis media, Senin (24/5/21).

Sedangkan sisanya, lanjut Muhaimin memilih mengikuti proses pembelajaran tatap muka (PTM) sebanyak 2.883 siswa atau 14 persen.  

1. Untuk SD bisa laksanakan gabungan daring dan PTM

Balikpapan Optimis Belajar Langsung, Herd Immunity Tembus 85 PersenWali Kota Balikpapan Rizal Effendi didampingi Kepala Disdikbud Muhaimin dan Kepala DKK Andi Sri Juliarty melakukan pantauan simulasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) (14/12/20). (IDN Times/ Fatmawati)

Pelaksanaan pembelajaran untuk SD dan SMP berbeda. Khusus SMP ini hanya melaksanakan daring saja atau PTM saja. Sementara untuk SD yang mengikuti ujian sekolah ada 11.435 siswa, dari 184 sekolah negeri dan swasta se Balikpapan. 

Rinciannya, daring murni 57 sekolah atau 30,98 persen. Untuk PTM murni ada 34,78 persen atau 64 sekolah. Sisanya 63 sekolah mengikuti secara gabungan daring dan PTM, atau 34,24 persen.

"Yang campuran ini pelaksanaannya ada yang di kelas dan ada juga yang gurunya mengajar daring. Sampai kini tidak ada keluhan dari sekolah baik SMP maupun SD se Kota Balikpapan. Semua berjalan sesuai program kita," beber Muhaimin.

Untuk tingkat SD ini, pelaksanaan pembelajaran dimulai pukul 08.00 Wita sampai 10.30 Wita. Ini karena ada dua mata pelajaran yang diujikan per harinya.

"Siswa diminta membawa bekal dari rumah," katanya. 

Untuk SMP mulai pukul 08.00 Wita sampai 11.00 Wita. Keduanya mendapatkan waktu istirahat setengah jam. Pengumuman kelulusan siswa dilaksanakan 15 Juni. SMP 4 Juni. "Peserta didik kita kelas I, II, III, IV dan V yang akan melaksanakan penilaian akhir tahun pelaksanaannya akan dimulai Juli 2021," sebutnya. 

Baca Juga: Pelantikan Wali Kota Balikpapan Terpilih Menanti Perintah Mendagri

2. Herd immunity sudah mencapai 85 persen

Balikpapan Optimis Belajar Langsung, Herd Immunity Tembus 85 PersenVaksinasi COVID-19 bagi lansia di Balikpapan Kaltim. (IDN Times/Hilmansyah)

Muhaimin juga mengatakan, ini adalah bentuk uji coba tatap muka. Harapannya bisa jadi awal mula pelaksanaan PTM bulan Juli mendatang. 

"Apabila tanggal 24 sampai 31 Mei ini tak ada kendala, maka bisa dilaksanakan keseluruhan di Kota Balikpapan," terangnya. 

Disdikbud juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Balikpapan. Bahwa kini Kota Minyak sudah ada di zona hijau, kecuali salah satu RT di Kelurahan Manggar. 

"Dari 10.104 guru kita PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK yang sudah vaksin berjumlah 8.440 atau 85 persen. Jadi herd immunity-nya (kekebalan kelompok) sudah di atas 70 persen. Jadi Insyaallah aman," jelas Muhaimin. 

3. Telah kantongi informasi penyakit bawaan siswa

Balikpapan Optimis Belajar Langsung, Herd Immunity Tembus 85 PersenIlustrasi Pelajar (SMP). IDN Times/Mardya Shakti

Pada dasarnya, lanjut Muhaimin, PTM sudah dipersiapkan sejak akhir tahun lalu. Sekolah pun telah memiliki tim gugus tugas dan enam daftar periksa. "Sudah ada hand sanitizer, Thermogun, cuci tangan, dekat fasilitas kesehatan dan telah memiliki tracing," sebutnya.

Tracing ini adalah informasi siswa yang memiliki penyakit bawaan. Dengan begitu guru pun siap. "Sekolah dengan orangtua siswa juga ada pakta integritas. Kalau dilaksanakan PTM, tanggung jawab bersama orangtua dan sekolah. Jadi tak hanya dilepas sekolah," ujarnya.

Baca Juga: UMKM Balikpapan Cake Salakilo Berkembang dengan Jasa Marketplace

Topic:

  • Sri Wibisono

Berita Terkini Lainnya