Plh Ketua Korpri Kaltim Ingatkan Pengurus Gak Boleh Terlibat Politik

Jauhar: pilihlah ketua yang berintegritas

Samarinda, IDN Times - Pelaksana harian Ketua Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Provinsi Kaltim HM Jauhar Efendy mengingatkan kepada para pengurus organisasi pegawai pemerintahan untuk tidak masuk dalam ranah politik.

Jauhar mengatakan bahwa keberadaan Korpri adalah wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia.

Ini demi meningkatkan perjuangan, pengabdian serta kesetiaan kepada cita-cita perjuangan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 bersifat Demokratis, Mandiri, Bebas, Netral, dan Bertanggung jawab.

"Saya mengingatkan kepada para peserta Muskablub Korpri Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) agar mengedepankan cara-cara yang cerdas dalam mengatasi kemelut dan prahara yang terjadi. Tidak boleh dengan cara-cara kekerasan," kata Jauhar Efendy seperti dikutip dari Antara, Minggu (10/4/2022).

1. Korpri gak boleh terlibat politik

Plh Ketua Korpri Kaltim Ingatkan Pengurus Gak Boleh Terlibat PolitikAntara Foto/Puspa Perwitasari

Jauhar didaulat untuk memberi pengarahan pelaksanaan Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) Korpri Kabupaten PPU.

Dia mengingatkan bahwa tujuan pembentukannya Korps Pegawai ini adalah agar Pegawai Negeri RI ikut memelihara dan memantapkan stabilitas politik dan sosial yang dinamis dalam negara RI.

“Memang dulunya Korpri pernah menjadi alat politik berdasarkan UU No.3 Th.1975 tentang Partai Politik dan Golongan Karya serta Peraturan Pemerintah No.20 Th.1976 tentang Keanggotaan PNS dalam Parpol, namun di era reformasi aturan tersebut telah diubah dan korps pegawai sudah tidak lagi terlibat politik,” beber Jauhar.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Buka Puasa yang Enak di Balikpapan

2. Pilih pemimpin yang berintegritas

Plh Ketua Korpri Kaltim Ingatkan Pengurus Gak Boleh Terlibat PolitikUnsplash/SebastianHerrmann

Jauhar juga berpesan peserta Muskablub Korpri Kabupaten PPU agar benar-benar memilih pemimpin yang berintegritas.

"Pilihlah ketua yang memiliki etika moral dan integritas yang tinggi. Karena ibarat bangunan, posisi integritas sebagai pondasi. Langit keadilan akan runtuh manakala, seorang pemimpin tidak memiliki integritas," tegas Jauhar.

Saat Muskablub, dua kandidat mengundurkan diri sehingga tersisa 3 kandidat. Yakni Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Kadis Kominfo dan Camat Penajam.

3. Camat PPU terpilih berdasarkan voting

Plh Ketua Korpri Kaltim Ingatkan Pengurus Gak Boleh Terlibat Politikisigmaonline.org

Uniknya, yang terpilih dengan suara terbanyak justru Camat Penajam, Pang Irawan yang notabene pejabat eselon III. 

Dia sukses mengalahkan dua pejabat eselon II yang menjadi kandidat lain dalam Muskablub ini. Pemilihan dilakukan secara voting dan sah sesuai kesepakatan.

"Selamat kepada Camat Babulu Pang Irawan. Segera susun kepengurusan paling lambat dalam waktu 7 hari. Tunaikan segala janji dan semoga bisa membawa seluruh anggota Korpri Kabupaten PPU maju dan sejahtera," pesan Jauhar.

Baca Juga: Enam Rekomendasi Tempat Ngopi Super Asyik di Balikpapan

Topik:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya