Comscore Tracker

Dua Bupati di Kaltim Terkonfirmasi Positif COVID-19 dalam Empat Hari

Masing-masing kepala daerah laksanakan isolasi mandiri

Samarinda, IDN Times- Virus corona atau COVID-19 menyasar siapa saja. Tak pandang bulu apalagi kelas sosial. Termasuk para pejabat hingga kepala daerah.

Di Kaltim, kurang dari sepekan ada dua bupati yang terkonfirmasi positif corona. Pertama Plt Bupati Kutai Timur Kasmidi Bulang pada 5 September 2020 kemudian kedua Bupati Berau Muharram pada Rabu malam, 9 September 2020. Atau empat hari setelah kasus pertama.

“Alhamdulillah saya merasa sehat, kondisi fisik tetap fit. Namun saya harus tetap mematuhi protokol kesehatan dan menjalani karantina,” terang Kasmidi Bulang lewat keterangan tertulis yang diterima IDN Times pada Kamis (10/9/2020) siang.

1. Sempat mengeluh pusing sebelum terkonfirmasi COVID-19

Dua Bupati di Kaltim Terkonfirmasi Positif COVID-19 dalam Empat HariBupati Kabupaten Berau Muharram dalam keterangan persnya (Dok.IDN Times/Istimewa)

Kasmidi pun menunjukkan dirinya saat berjemur dengan pakaian sederhana, baju kaos dan celana pendek berwarna hitam. Ia tampak berkeringat, sebagai upaya membunuh virus corona dalam tubuhnya.

Selain berjemur politisi Golkar ini juga menyibukkan diri dengan berolah raga seperti bersepeda dan peregangan tubuh di lingkungan rumahnya.

Sementara itu dalam cuplikan video berdurasi lebih 3 menit 59 detik, Muharram berkisah mengenai dirinya yang alami gejala flu dan sakit kepala. Dan setelah jalani tes kesehatan di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo termasuk uji swab, politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu terkonfirmasi positif COVID-19.

“Saya menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas kejadian ini. Boleh jadi disebabkan kelalaian kami beberapa waktu lalu, berinteraksi dengan seseorang. Sehingga terjadilah seperti ini (positif COVID-19),” kata Muharram dalam video tersebut.

Baca Juga: Kaltim Urutan 9, Provinsi dengan Kasus COVID-19 Terbanyak di Indonesia

2. Bupati Berau Muharram positif corona dengan Menteri KKP Edhy Prabowo setelah melepaskan tukik di pantai

Dua Bupati di Kaltim Terkonfirmasi Positif COVID-19 dalam Empat HariBupati Kabupaten Berau Muharram (tiga dari kanan) dalam agenda pelepasan tukik bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo (tiga dari kiri) pada Selasa, 1 September 2020 di tepi Pantai Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Berau (Dok.Humas Pemkab Berau/Istimewa) (Dok.IDN Times/Istimewa)

Dia kemudian melanjutkan, siapa pun yang pernah berinteraksi dengan dirinya agar segera menunaikan pemeriksaan.

Pasalnya, pemeriksaan itu penting dalam memutus rantai sebaran COVID-19 agar tak menjadi sumber penularan baru di Berau.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyiarkan dirinya terkonfirmasicorona selisih beberapa hari sebelum Menteri Kelautan dan Perikanan EdhyPrabowo dikabarkan positif COVID-19. Keduanya diketahui sempat mengikuti kegiatan yang sama pada Selasa, 1 September 2020 lalu yakni pelepasan tukik secara simbolis di tepi Pantai Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Berau.

“Sekali lagi mohon maaf atas kejadian ini. Dan doakan semoga tak terlalu lama (terpapar virus coronanya). Setelah melakukan terapi dan pengobatan, semoga bisa kembali normal,” tambahnya.

3. Minta para warga dan ASN yang pernah kontak dengan Bupati Berau Muharram isolasi mandiri

Dua Bupati di Kaltim Terkonfirmasi Positif COVID-19 dalam Empat HariIlustrasi COVID-19 (IDN Times/Debbie Sutrisno)

Hingga Rabu malam, Muharram masih di Balikpapan. Keesokannya, ia bersiap menjalani pengobatan khusus di Rumah Sakit Pertamina Balikpapan.

Muharram memohon doa untuk kesembuhannya. Hingga Rabu, 9 September 2020, Pemkab Berau mendata 198 total kasus terkonfirmasi positif di Bumi Batiwakkal tersebut. Dengan 87 kasus masih dalam perawatan. Satu pasien meninggal dunia, dan 110 telah sembuh atau selesai isolasi.

Terpisah Wakil Bupati Berau Agus Tantomo dalam keterangan persnya meminta agar warga yang pernah berinteraksi dengan bupati agar isolasi mandiri di rumah.

“Bagi para ASN (aparatur sipil negara) yang bertugas di sekretariat kantor bupati dan pernah interaksi dengan beliau bisa isolasi mandiri atau rapid test hingga swab. Masyarakat Berau tetap tenang dan doakan kesembuhan Pak Muharram,” pungkasnya.

Baca Juga: Penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru di Kaltim Beda Jauh dari Saran WHO

Topic:

  • Mela Hapsari

Berita Terkini Lainnya