Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kekalahan dari PSM Perpanjang Tren Negatif Madura United

Kekalahan dari PSM Perpanjang Tren Negatif Madura United
Pelatih Madura United Paulo Meneses (kanan), menilai anak asuhnya sudah tampil maksimal meski harus menelan kekalahan atas PSM Makassar. (IDN Times/Erik Alfian)

Balikpapan, IDN Times - Madura United harus mengakui keunggulan PSM Makassar dengan skor 0-2 pada pekan kedelapan Liga 1, yang digelar di Stadion Batakan, Kota Balikpapan, Jumat (18/10/2024) malam. Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Laskar Sape Kerrab-julukan Madura United FC-yang belum meraih kemenangan dalam lima laga musim ini.

Meski demikian, pelatih Madura United, Paulo Meneses, tetap memberikan apresiasi atas kerja keras para pemainnya di atas lapangan.

1. Kesal pemain PSM sengaja mengulur waktu

Pelatih Madura United, Paulo Meneses menilai PSM terlalu sering mengulur laga. (IDN Times/Erik Alfian)
Pelatih Madura United, Paulo Meneses menilai PSM terlalu sering mengulur laga. (IDN Times/Erik Alfian)

Kekalahan dari PSM juga menodai debut Meneses, yang baru dua pekan menjabat sebagai pelatih Madura United. Pelatih asal Portugal tersebut mengungkapkan bahwa gol pertama yang dicetak Yuran Fernandes menjadi momen kunci dalam pertandingan itu.

"Setelah gol itu, mereka mulai men-delay pertandingan. Sekitar 20 kali mereka men-delay, dan itu tidak bagus untuk sepak bola," keluh Meneses.

Kapten Madura United, Lulinha, turut menyoroti hal yang sama, namun juga mengakui kehebatan PSM. "Mereka tim yang kuat, pertandingan melawan mereka tidak pernah mudah. Ini juga merupakan pertandingan pertama bagi pelatih, dan itu selalu menjadi tantangan," ujar Lulinha.

2. Janjikan Madura United lebih kompetitif

Madura United siap bangkit pada sisa kompetisi musim ini. (Dok. PT LIB)
Madura United siap bangkit pada sisa kompetisi musim ini. (Dok. PT LIB)

Meskipun kalah, Meneses melihat adanya perkembangan signifikan dari para pemainnya sejak dia mulai memimpin tim. "Di sesi latihan, mereka menunjukkan intensitas dan motivasi yang tinggi. Ini modal bagus untuk melanjutkan kompetisi," ungkapnya.

Beberapa hasil positif dari latihan itu mulai terlihat dalam pertandingan melawan PSM, meski belum mampu memberikan kemenangan.

3. Segera lupakan kekalahan

Lulinha mengaku Madura United kini harus mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya. (IDN Times/Erik Alfian)
Lulinha mengaku Madura United kini harus mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya. (IDN Times/Erik Alfian)

Lulinha menambahkan bahwa meskipun kecewa, tim tidak akan berlama-lama meratapi kekalahan ini. "Kami jelas kecewa, tapi tidak ada waktu untuk bersedih. Kami akan fokus pada pertandingan berikutnya," katanya.

Madura United dijadwalkan bertemu PSIS Semarang pada Rabu (23/10/2024) mendatang, dengan harapan bisa bangkit dan memperbaiki rekor mereka di Liga 1.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest Sport Kalimantan Timur

See More

Juan Villa Bersinar, Borneo FC Gilas Persebaya 5-1

08 Mar 2026, 01:40 WIBSport