Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rivaldo Pakpahan Menjadi Kunci Keseimbangan Lini Tengah Borneo FC
Pesepak bola Persija Jakarta Maxwell Souza (tengah) berebut bola diadang pesepak bola Borneo FC Rivaldo Pakpahan (kanan) pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Samarinda, IDN Times - Peran Rivaldo Pakpahan sebagai gelandang bertahan Borneo FC musim ini dinilai sangat vital. Kontribusinya dalam menjaga keseimbangan permainan membuat pemain muda tersebut sulit tergantikan di lini tengah Pesut Etam.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, bahkan tidak ragu memberikan pujian tinggi kepada pemain berusia 23 tahun itu. Menurutnya, Rivaldo memiliki kemampuan penting sebagai benteng pertama tim dalam memutus serangan lawan.

"Siapa pun yang bermain di sampingnya akan terlihat bagus, karena dia mampu memberikan keseimbangan untuk tim," ujar Lefundes dalam website Borneo FC.

1. Menjadi andalan Borneo FC

Rivaldo Pakpahan, pemain Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Dok. PSSI)

Ia menegaskan, keputusan menurunkan Rivaldo bukan semata-mata untuk memenuhi regulasi federasi yang mewajibkan klub memainkan pemain muda. Lefundes menilai Rivaldo memang memiliki kualitas yang pantas untuk mendapat tempat utama di skuad.

Pemain dengan tinggi badan 1,72 meter itu dinilai mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai gelandang bertahan yang konsisten sepanjang musim.

"Saya berharap dia bisa terus mempertahankan performa seperti ini," kata Lefundes.

2. Peluang Rivaldo masuk dalam skuad timnas Indonesia

Rivaldo Pakpahan dan Shin Tae Yong, pemain dan pelatih Timnas Indonesia di Piala AFF 2024. (Dok. PSSI)

Saat ditanya mengenai peluang Rivaldo memperkuat tim nasional Indonesia, Lefundes menyebut keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan pelatih timnas. Namun, ia menilai Rivaldo layak dipertimbangkan.

Bahkan, pelatih asal Brasil itu menantang para jurnalis untuk menyebutkan gelandang lokal yang dinilai lebih baik dari pemainnya tersebut.

"Tolong beri tahu saya satu gelandang lokal yang lebih baik dari dia," pungkas Lefundes.

3. Persiapan menjamu Persebaya Surabaya di kandang

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Ikhsan Nul (kiri) melakukan selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Persija Jakarta pada lanjutan Liga 1 di Stadion Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta, Selasa (3/3/2026). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/YU

Borneo FC bersiap menjamu Persebaya Surabaya pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu (7/3/2026). Laga ini menjadi krusial bagi Pesut Etam untuk menjaga peluang bersaing dalam perebutan gelar juara musim ini.

Tim asal Samarinda itu wajib meraih poin penuh jika ingin terus menempel para rival di papan atas klasemen, yakni Persib Bandung dan Persija Jakarta.

Saat ini Borneo FC berada di peringkat ketiga dengan koleksi 50 poin dari 23 pertandingan yang telah dijalani. Mereka terpaut empat poin dari Persib Bandung yang masih memimpin klasemen sementara.

Di laga berikutnya, Persib dijadwalkan menjamu Persik Kediri di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada Senin (9/3/2026).

Karena itu, kemenangan atas Persebaya menjadi target penting bagi Borneo FC agar tetap menjaga asa dalam persaingan perebutan gelar musim ini.

Editorial Team