Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Taklukkan Madura United 3-1, Borneo FC Tetap Diminta Berbenah
Pesepak bola Madura United Pedro Monteiro (kedua kiri) menyundul bola dengan pesepak bola Borneo FC Samarinda Koldo Obieta Alberdi (kanan) pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026). ANTARA FOTO/Jaipul/rzl/nym.

Samarinda, IDN Times - Borneo FC sukses meraih kemenangan penting usai menaklukkan Madura United dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-26 Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026).

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, mengaku puas dengan hasil yang diraih timnya, terutama karena mampu membawa pulang tiga poin dari laga tandang.

“Hasil pertandingan tadi malam sangat baik. Yang terpenting kami mendapatkan tiga poin di laga away,” ujarnya dalam website Borneo FC.

1. Performa Borneo FC belum maksimal

Pelatih Borneo FC Samarinda Juan Fabio Lefundes (kanan) memberikan arahan kepada anak asuhnya Douglas Coutinho (kedua kiri) dan Mario Peralta (kiri) saat melawan Madura United FC dalam lanjutan pertandingan BRI Super League di Stadion Segiri Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (22/11/2025). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/rwa.

Meski demikian, Lefundes menilai performa tim berjuluk Pesut Etam itu belum sepenuhnya maksimal. Ia menyebut timnya masih perlu melakukan sejumlah evaluasi, terlebih menghadapi Madura United yang tampil dengan motivasi tinggi.

Menurutnya, beberapa faktor turut memengaruhi jalannya pertandingan, termasuk kondisi cuaca serta jadwal laga yang cukup padat.

“Kami perlu melakukan penyesuaian. Madura sangat membutuhkan hasil positif, dan itu juga memengaruhi permainan kami. Cuaca saat pertandingan malam hari serta jeda pertandingan sebelumnya juga cukup berpengaruh,” jelasnya.

2. Proses terjadinya gol Borneo FC

Pesepak bola Borneo FC Samarinda Mariano Peralta berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Madura United pada pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (5/4/2026). ANTARA FOTO/Jaipul/rzl/nym.

Ia juga menyoroti gol ketiga Borneo FC yang tercipta melalui skema serangan balik sebagai momen krusial dalam pertandingan tersebut.

“Kami harus bersyukur gol ketiga tercipta lewat counter attack yang berjalan efektif,” tambahnya.

Di sisi lain, Lefundes tetap memberikan dukungan kepada Madura United, klub yang pernah ia tangani sebelumnya.

“Madura United adalah tim pertama saya di Liga Indonesia dan selalu ada di hati saya. Saya berharap mereka bisa bangkit dan keluar dari situasi sulit,” ungkapnya.

3. Madura United masih berjuang di zona degradasi

Duel antara Madura United Vs Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)

Sementara itu, penyerang muda Borneo FC, Muhammad Redzuan Fachri, mengaku bersyukur mendapatkan kesempatan bermain dan turut berkontribusi dalam kemenangan tim.

“Saya bersyukur diberi menit bermain. Semua pemain bekerja keras dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik untuk meraih tiga poin,” katanya.

Editorial Team